SURABAYA-KEMPALAN: Universitas Negeri Surabaya (UNESA), melalui inisiatif dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) serta berbagai unit terkait, gencar meluncurkan dan mengembangkan beragam program olahraga dan kebugaran. Upaya ini merupakan wujud nyata komitmen UNESA dalam membangun budaya hidup sehat dan aktif di kalangan sivitas akademika, sekaligus berkontribusi pada kesehatan masyarakat luas.
Berbagai kegiatan rutin telah menjadi agenda kampus, seperti Senam Sehat Jum’at Pagi yang diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di berbagai kampus UNESA, termasuk di Kampus 2 Lidah Wetan dan Kampus 5 Magetan. Program senam ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga sebagai sarana efektif untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan di lingkungan kampus.
Selain kegiatan rutin, UNESA juga menyelenggarakan program-program inovatif berbasis sport science. Salah satu contohnya adalah “Weight Loss Challenge: Smart Ways to Challenge Yourself and Improve Your Life”, sebuah kampanye hidup sehat dan aktif yang melibatkan sivitas dan masyarakat umum. Kegiatan ini menunjukkan komitmen UNESA dalam mendukung program nasional Indonesia Emas 2045 melalui pendekatan ilmiah dalam keolahragaan.

Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNESA juga secara berkala menggelar tes kebugaran jasmani sebagai bagian dari pemantauan kesehatan civitas academica. Strategi ini direncanakan akan diterapkan di fakultas lain untuk memastikan kesehatan dan produktivitas seluruh elemen kampus tetap optimal.
Tak hanya berfokus pada internal kampus, UNESA turut aktif dalam kegiatan tingkat daerah dan nasional. Mahasiswa S1 Fisioterapi UNESA, misalnya, diterjunkan langsung sebagai tim kesehatan di acara Green Force Run 2025 di Tugu Pahlawan Surabaya, Gerak jalan perjuangan Mojokerto-Surabaya, mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah dalam kondisi nyata di tengah masyarakat.
Dengan fasilitas olahraga berstandar internasional yang dimiliki, seperti kolam renang, lapangan sepak bola, GOR futsal, dan sport science center, UNESA menyediakan lingkungan yang sangat mendukung bagi pengembangan bakat dan minat olahraga. Beragam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) olahraga juga tersedia, memungkinkan mahasiswa untuk menyalurkan hobi, menjaga kebugaran, dan bahkan meraih prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional, seperti dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) dan Sea Games.
Melalui sinergi antara program akademik, kegiatan kemahasiswaan, dan inisiatif kesehatan masyarakat, UNESA menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga peduli terhadap pembentukan komunitas sehat yang produktif dan berdaya saing.
Universitas Negeri Surabaya memiliki jatidiri sebagai Universitas kependidikan yang tangguh, adaptid dan inovatif yang berbasis kewirausahaan (sesuai dengan PP No 37 Tahun 2022). Sebagaimana disebutkan dalam aturan tersebut, Unesa memiliki prioritas keunggulan Thridarma perguruan tinggi di bidang ilmu keolahragaan, seni dan disabilitas.
Kesinambungan program unggulan Universitas Negeri olahraga terutama program unggulan keolahrgaan harus senantiasa terlaksana dengan baik. Terlebih lagi Universitas Negeri memiliki Fakultas ilmu Keolahragaan dan Kesehatan. Oleh karenanya program unggulan Unesa bidang olahraga dan kesehatan tersebut harus bisa menyentuh dan dirasakan olah masayrakat yang ada di seputar lingkungan Universitas Negeri Surabaya.
Sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang dimiliki kampus Unesa sangatlah menunjang untuk mendukung program tersebut.
Ketua tim PKM FIKK UNESA yang pimpin Irmantara Subagio, M.Kes. bersama anggota Dr. Achmad Widodo, M.Kes., Dr. Arif Bulqini M.Kes., Mokhamad Nur Bawono, S.or., M. Kes., melakukan dan mengajak masyarakat Kelurahan Lidah Wetan Surabaya untuk berkolaborasi.
Masyarakat kelurahan Lidah Wetan merupakan masayarakat yang langsung bersinggungan dan berdekatan dengan kampus Unesa Lidah Wetan. Kelurahan Lidah Wetan adalah salah satu kelurahan yang berada di wilayah kecamatan Lakar Santri.
Lidah Wetan merupakan salah satu kelurahan yang berada di Surabaya yang lebih tepat terletak di Surabaya Barat. Berdasarkan statistik desa, luas wilayah kelurahan Lidah Wetan keseluruhan adalah 277.93 Ha. Yang merupakan kelurahan padat penduduk dengan jumlah penduduk mencapai 9.650 jiwa.
Tingkat partisipasi olahraga masyarakatnya yang masih sangat rendah, terhitung hanya 24% masyarakat Lidah Wetan yang bugar, 34% baru tercapai angka partisipasi olahraga, rata-rata masyarakat melangkah hanya 3.513 langkah per harinya. Kemudian 1 dari 4 penduduk dewasa usia 18 tahun ke atas menderita obesitas, ruang publik untuk olahraga belum sepenuhnya tersedia, dan pelajar yang sangat aktif berolahraga hanya 2,1% sedangkan pelajar bugar kategori baik sekali hanya 0,14%.
Ada lima permasalahan yang bisa didapatkan dari hal dia atas:

1. Partisipasi masyarakat berolahraga masih rendah
2. prasarana olahraga masih terbatas dan belum memenuhi standar.
3. Database sistem informasi dan analisis big data belum dilakukan 4. Tenaga keolahragaan masih belum terpenuhi dari segi kualitas dan kuantitas.
5. Dunia usaha belum optimal untuk mendukung kegiatan olahraga rekreasi.
Sehingga diperlukan kolaborasi dan kemitraan antara Universitas Negeri Surabaya dengan Masyarakat Lidah Wetan untuk membangun komunitas sehat melalui pengembangan program olahraga dan kebugaran sebagai wujud mengatasi permasalahan tersebut diatas dalam bentuk Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Permasalahan Mitra
Berdasarkan hasil pengamatan awal dan wawancara dengan Kepala Kelurahan diperoleh keterangan Tingkat partisipasi olahraga masyarakatnya yang masih sangat rendah, terhitung hanya 24% masyarakat Lidah Wetan yang bugar,
34% baru tercapai angka partisipasi olahraga, rata-rata masyarakat melangkah hanya 3.513 langkah per harinya. Kemudian 1 dari 4 penduduk dewasa usia 18 tahun ke atas menderita obesitas, ruang publik untuk olahraga belum sepenuhnya tersedia, dan pelajar yang sangat aktif berolahraga hanya 2,1% sedangkan pelajar bugar kategori baik sekali hanya 0,14%.
Solusi dan Target Luaran
1. Solusi yang ditawarkan dalam program khusus kepada orang-orang (PKM) ini dengan melihat permintaan besar dari masyarakat untuk meningkatkan partisipasi atletik dan peningkatan kesehatan dan kebugaran. Sampai kolaborasi antara Universitas Negeri Surabaya dan komunitas Lidah Wetan diwakili oleh lidah Wetan Surabaya untuk mengembangkan komunitas sehat melalui pengembangan program olahraga dan kebugaran. 2. Target eksternal eksternal (output) dihasilkan dari masyarakat masyarakat masyarakat dalam bentuk artikel ilmiah dan publikasi media massa.
Metode Implementasi
1. Tahap implementasi solusi sebagai rincian tingkat penerapan solusi dalam Program Pengabdian Layanan Masyarakat adalah sebagai berikut:
a. Lokasi persiapan dan survei layanan
b. Koordinasi dengan sekolah
c. Pemetaan pikiran, kompilasi implementasi-implementasi program, finalisasi dan koordinasi program.
d. Penyelesaian dan persiapan fasilitas dalam persiapan program konstruksi kinerja
e. Aksi aktivitas
f. Pemantauan dan evaluasi angka program
Metode Pendekatan
Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan masyarakat ini adalah oleh:
a. Pelatihan dan lokakarya tentang pentingnya olahraga, teknik pelatihan, manajemen tim, atau topik lain yang relevan. Pelatihan ini dapat diarahkan ke trainee, guru, atau anggota masyarakat umum untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka di bidang olahraga.
b. Memberikan acara olahraga seperti turnamen, kompetisi, atau festival olahraga yang melibatkan partisipasi aktif dari komunitas lokal. Acara semacam ini dapat mengembangkan semangat kompetitif, meningkatkan keterampilan atlet, dan memperkuat hubungan antar-komunitas
c. Bermitra dengan sekolah, klub olahraga, atau organisasi masyarakat setempat untuk mengembangkan program olahraga terintegrasi dengan kegiatan pendidikan dan kegiatan masyarakat lainnya.
d. Mengevaluasi program secara teratur untuk mengevaluasi dampaknya terhadap masyarakat dan mengidentifikasi urusan perbaikan yang mungkin diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program.
Partisipasi Mitra
a. Mitra dapat menyediakan sumber daya seperti fasilitas olahraga, peralatan, dan dana yang diperlukan untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat.
Dukungan finansial dari mitra dapat membantu membiayai kegiatan seperti penyelenggaraan acara, pelatihan, atau pembangunan infrastruktur olahraga.
b. Mitra dapat berperan dalam pengembangan program pengabdian masyarakat, termasuk merumuskan tujuan, strategi, dan kegiatan yang akan dilaksanakan.
Dengan melibatkan mitra dalam proses perencanaan, program dapat dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat serta mitra yang terlibat.
c. Mitra yang memiliki keahlian khusus dalam bidang olahraga dapat memberikan pelatihan dan bimbingan kepada peserta program, baik itu pelatih, atlet, atau anggota masyarakat umum. Pelatihan ini dapat mencakup teknik-teknik olahraga, manajemen tim, atau keterampilan lain yang relevan.
d. Mitra dapat membantu dalam pengorganisasian acara olahraga seperti turnamen, kompetisi, atau festival yang menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat. Mereka dapat membantu dalam perencanaan acara, pengadaan fasilitas, dan pengaturan logistik
Langkah Evaluasi
Langkah evaluasi yang dilakukan yaitu dengan menerapkan metode-metode tersebut secara terpadu dan berkelanjutan, program pengabdian masyarakat di bidang olahraga dapat menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga, meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan, serta memperkuat komunitas secara keseluruhan.
Mitra dapat berpartisipasi dalam proses evaluasi program untuk mengevaluasi dampaknya terhadap masyarakat dan mengidentifikasi area-area perbaikan yang mungkin diperlukan. Mereka juga dapat memberikan umpan balik konstruktif untuk membantu meningkatkan efektivitas program di masa mendatang.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi