Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 10:40 WIB
Surabaya
--°C

Ketua Askot PSSI Surabaya Roky Maghbal: Liga Progresif Harus  Ditingkatkan

SURABAYA-KEMPALAN: Technical meeting Liga Progresif  Kelompok Umur (KU) 13,  KU15, dan KU17 resmi telah dilaksanakan di Kampus C Universitas Nahdatul Ulama Surabaya, Minggu (3/8).

Selain para Exco PSSI Kota Surabaya, acara ini  juga dihadiri Ketua Askot PSSI Surabaya Roky Maghbal. Dalam sambutannya Roky menyampaikan bahwa Surabaya adalah kota yang paling produktif melakukan kompetisi pembinaan usia dini dengan jumlah sekitar 3.000 pertandingan dalam setahun.

“Salah satunya adalah Liga Progresif sebagai salah satu liga usia dini di Surabaya selain Liga Persebaya. Termasuk kompetisi lainnya,” kata Roky Maghbal.

Bahkan, menurut Roky, Liga Progresif berhasil melahirkan pesepak bola yang berkualitas di Surabaya. Terbukti,  Surabaya sukses merebut medali emas pada ajang Porprov Jatim  2025. “Karena itu, saya berharap Liga Progresif terus ditingkatkan,” pintanya.

Ketua Askot PSSI Surabaya Roky Maghbal.

Sedangkan Exco PSSI Surabaya Syiful Anwar mengapresiasi Liga Progresif yang terus berkomitmen memutar kompetisi. Jika pada awalnya hanya memutar kompetisi KU15, kini  berkembang dengan melibatkan kompetisi KU13 dan KU17.

“Saya sangat yakin bahwa dengan Konsistensi Liga Progresif, tidak mustahil akan melahirkan talenta- talenta pesepak bola profesional dari Surabaya,” kata Syiful Anwar.

Sementara itu, Abdullah sebagai pembina menyampaikan bahwa Liga Progresif akan menjadi Icon kompetisi pembinaan usia dini yang lahir di Surabaya.

“Liga Progresif ini memang tercipta dari awal dikarenakan komitmen kesamaan visi dan misi. Yaitu mengembangkan par stake holder sepak bola, mulai dari pemain, pelatih, wasit dan para praktisi sepak bola,” ujarnya.

Abdullah mengaku bersyukur karena PSSI Surabaya, Pemkot Surabaya via Disbudporapar, BPJS Ketenagakerjaan, dan RS Ubaya, yang telah memberikan ruang  cukup luar biasa kepada Liga Progresif. Termasuk civitas Unusa atas fasilitas, rekomendasi, dan kerja samanya.

“Terakhir, semoga ke depan para pemain dan pelatih bisa diberikan ruang untuk ke jenjang yang lebih tinggi lagi, baik pada even multinasional maupun profesional, dalam hal ini Liga Indonesia,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.