EAST RUTHERFORD-KEMPALAN: Pepatah vini, vidi, vici memang layak diberikan bagi striker baru Chelsea, Joao Pedro. Dia sukses membawa Chelsea lolos ke final Piala Dunia Antarklub dengan dua golnya dan dalam laga debutnya sebagai starter.
Pada semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, di MetLife Stadium, East Rutherfrord, Selasa dini hari WIB (9/7), Chelsea mengalahkan Fluminense FC dua gol tanpa balas. Kedua gol Chelsea dari kontribusinya masing-masing pada menit ke-18 dan 56.
Istimewanya, Fluminense merupakan klub masa kecil Pedro. Karenanya, setelah sukses mencetak dua gol tersebut, mantan striker Brighton & Hove Albion tersebut sama sekali tidak melakukan selebrasi sebagai penghormatan untuk Flu (sebutan Fluminense).
’’Mereka (Flu) sudah memberiku segalanya. Mereka sudah menunjukkanku pada dunia. Aku bisa berada di sini, itu karena mereka memercayaiku,’’ sebut Pedro, seperti dilansir dari laman ESPN.
BACA JUGA: Reuni Lawan Chelsea Bersama Fluminense, Begini Kata Thiago Silva
’’Aku sangat bangga bisa melakukannya (menjebol gawang Flu). Tapi, inilah sepak bola. Aku harus bersikap profesional. Aku meminta maaf kepada mereka, tetapi aku mencoba menjalankan tugasku,’’ sambung Pedro.
Laga tersebut jadi laga kedua Pedro bermain di Piala Dunia Antarklub. Sebelumnya, dia hanya bermain sebagai pemain pengganti. Pedro mengakui, kesempatan yang diberikan tactician Chelsea Enzo Maresca bermain sebagai starter adalah kunci performanya pada hari itu.
’’Sehingga, aku bisa lebih banyak mengeluarkan kemampuanku dan akhirnya juga dapat mencetak gol. Chelsea menang dan bermain bagus, itu lebih penting. Kini, mari pikirkan final,’’ koar striker yang berusia 23 tahun tersebut.

Setelah pertandingan, Pedro pun bertukar jersi dengan bek tengah Flu, Thiago Silva. Dia melakukannya tidak hanya karena Silva yang berusaha mengawalnya sepanjang laga itu saja.
Selain itu, Silva juga penggawa Flu yang pernah bermain di The Blues (julukan Chelsea). Sama seperti dirinya saat ini. Kepada Globo Esporte, Silva mengaku sudah mengenalnya sebelum Chelsea kepincut kepada Pedro.
Bahkan, dia juga yang mengenalkan Pedro kepada staf Chelsea yang membantunya saat mengalami cedera. Kebetulan, fisioterapis yang menangani Silva dan anak-anaknya saat ini, menangani Pedro. Dia selalu berkata: ’’Hei, bocah ini sangat spesial,’’ kenang Silva.
Pedro pun sudah membuktikan kata-kata Silva tersebut dalam semifinal Piala Dunia Antarklub. ’’Aku tidak mengira dia (Pedro) bisa jadi inspirasi hari ini. Dia sudah menunjukkan kelasnya. Aku ucapkan good luck kepada Pedro,’’ tegas Silva. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi