Sidoarjo – Lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang warga Desa Kedungrawan, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, mengundang keprihatinan serius. Keluhan warga yang disampaikan saat agenda Reses Anggota DPR RI Ir. H. Bambang Haryo Soekartono langsung ditindaklanjuti dengan aksi nyata: penyemprotan atau fogging di wilayah terdampak.
Sugeng, salah satu warga Desa Kedungrawan, menyampaikan keresahannya atas lambannya respons dari fasilitas kesehatan terhadap penyebaran DBD. Menurutnya, langkah fogging kerap baru dilakukan setelah adanya korban jiwa. “Kami tidak ingin harus menunggu ada yang meninggal dulu baru ada tindakan,” ungkapnya.
Keluhan tersebut disampaikan dalam dialog publik bersama Bambang Haryo yang berlangsung di Warung Cangkul, Porong, pada Sabtu (14/6). Dalam forum yang merupakan bagian dari penyerapan aspirasi masyarakat Reses III 2025, BHS langsung menyatakan komitmennya untuk bertindak cepat.
“Besok kami langsung terjunkan tim untuk melakukan fogging di Desa Kedungrawan. Pencegahan lebih baik daripada mengobati, jangan sampai ada korban,” ujar Bambang Haryo.
Politikus Partai Gerindra yang juga menjabat Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra Jatim ini menambahkan bahwa hingga kini pihaknya sudah melakukan penyemprotan di lebih dari 50 titik dengan cakupan lebih dari 1.000 rumah dalam upaya pemberantasan DBD.
Selain isu kesehatan, BHS juga menyoroti potensi dan kebutuhan masyarakat Desa Kedungsumur yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan UMKM. Ia menilai, desa tersebut sangat relevan untuk dijadikan titik fokus pelaksanaan program-program strategis pemerintah pusat.
“Program Presiden Prabowo mencakup sektor pangan, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Semua itu sudah kami sampaikan ke warga dan harus dimanfaatkan dengan maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kedungsumur, Muntolib, mengapresiasi langkah cepat BHS serta perhatian yang diberikan terhadap kondisi wilayahnya. Ia juga menyinggung kunjungan BHS ke Pasar Krembung yang telah menjadi perhatian masyarakat selama ini.
“Kami bersyukur wilayah kami menjadi lokasi reses dan mendapat perhatian langsung. Mudah-mudahan kunjungan ini membawa dampak positif dan mendorong peningkatan kualitas fasilitas publik seperti pasar rakyat,” tutur Muntolib.
Aksi cepat Bambang Haryo dalam merespons masalah kesehatan masyarakat ini menjadi contoh nyata pentingnya keterlibatan aktif wakil rakyat dalam menjaga keselamatan warganya secara langsung dan konkret.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi