RIO DE JANEIRO-KEMPALAN: Kekalahan telak 1-4 atas Argentina dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol tengah pekan kemarin (26/3) jadi aib bagi timnas Brasil.
Sebagai konsekuensi dari kekalahan memalukan dalam Superclasico de las Americas itu, pelatih Brasil Dorival Junior harus kehilangan jabatannya. Sabtu WIB (29/3), Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyatakan bahwa Dorival sudah bukan lagi berstatus sebagai treinador timnas Brasil.
BACA JUGA: Argentina Jalani Dua Bigmatch Tanpa Lionel Messi
CBF belum memutuskan pelatih pengganti yang akan menukangi Canarinha, julukan timnas Brasil, sampai akhir kualifikasi Piala Dunia 2026. Media-media Brasil menyebut bahwa pelatih Al Hilal Saudi FC Jorge Jesus sebagai kandidat serius pengganti Dorival.
Kiprah Jesus yang pernah mengantarkan CR Flamengo memenangi Copa Libertadores 2019 jadi alasannya. Selain nama Jesus, CBF juga masih berupaya mencari celah supaya tidak terlibat konflik dengan pihak Real Madrid andai tetap ingin membawa Carlo Ancelotti ke Granja Comary, kamp latihan timnas Brasil.
Sebab, kontrak Ancelotti di Real baru berakhir pada 2026. Mantan bek timnas Brasil Dede menyebut Jesus sebagai sosok yang dibutuhkan di timnas Brasil saat ini. Hubungannya yang kurang harmonis dengan kapten Brasil Neymar Jr semasa di Al Hilal, dia sebut bukan ganjalan bagi Jesus.
‘’Dia (Jesus) pelatih yang mampu mempertahankan integritasnya di dalam tim. Aku pikir, konflikny dengan Neymar tidak akan memengaruhi setiap keputusannya jika ditunjuk sebagai pelatih timnas Brasil,’’ kata Dede seperti dilansir dari laman ESPN.
Jesus jadi rencana A dari CBF dalam mencari suksesor Dorival. Sementara Carletto (sapaan akrab Ancelotti) bisa menjadi opsi B. Selain Ancelotti, entrenador Flamengo saat ini Filipe Luis juga disebut-sebut dapat menjadi opsi lain.
Seperti dilansir dari laman Goal, Ancelotti membantah jika antara dirinya dengan CBF saat ini sedang menjalin komunikasi untuk menggantikan tugas Dorival. Dia menegaskan, masih menghormati durasi kontraknya di Los Merengues, julukan Real.
“Aku sangat menghormati Brasil dan CBF. Tapi, dalam beberapa hari terakhir, tidak ada komunikasi apapun di antara CBF denganku,’’ tegas pelatih yang berkebangsaan Italia tersebut dalam sebuah wawancara eksklusif. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi