Botol Ajaib Penyelamat Inggris

waktu baca 2 menit
Kiper Inggris Jordan Pickford dan botol contekannya. (Foto: The Sun)

DUSSELDORF-KEMPALAN: Penampilan apik Jordan Pickford jadi modal Inggris melaju ke semifinal Euro 2024. Berkat satu penyelamatan dalam babak adu penalti, Inggris bisa mengalahkan Swiss 5-3 setelah berimbang 1-1, Minggu dini hari (7/7).

Kiper Everton itu sukses menepis tembakan penalti algojo pertama Swiss Manuel Akanji yang jatuh tepat pada sisi kirinya. Meski tidak bisa menepis tiga penalti Swiss lainnya, di laga itu lima algojo Inggris menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Hanya tembakan Fabian Schar, Xherdan Shaqiri, dan Zeki Amdouni yang menembus jala gawang The Three Lions (julukan timnas Inggris). Inggris membalasnya dengan gol-gol Cole Palmer, Jude Bellingham, Bukayo Saka, Ivan Toney, dan Trent Alexander-Arnold.

Ternyata, ada senjata rahasia yang membantu Pickford dalam babak adu penalti itu. Dia menggunakan contekan yang ditempel dalam botol minumannya. Termasuk penalti dari Akanji yang dia gagalkan, arahnya sama persis.

Dalam botol itu tertulis bahwa Akanji akan menembak ke sisi kiri dirinya. Contekan itu 100 persen benar. Bek tengah Manchester City itu memang mengarahkannya ke kirinya Pickford.

BACA JUGA: Lolos ke Perempat Final Euro 2024, Ini Bukti Turki Layak Disebut Kuda Hitam

’’Aku percaya prosesku dan apa yang akan aku lakukan, dan aku menyelamatkan satu penalti. Tapi, hormatku kepada lima kawan penendang penalti di tim kami yang mampu menuntaskan tugasnya dengan bagus,’’ kata Pickford dalam wawancaranya kepada ITV setelah laga.

Sementara dalam dua penalti Swiss berikutnya yang dilakukan Schar dan Shaqiri, dia memang tetap benar menebak arah tembakan Fabian Schar dan Xherdan Shaqiri. Tetapi dia mengubah gerakannya dari kiri ke kanan saat tembakan Schar ke sisi kirinya.

Begitu juga ketika dia menjatuhkan diri ke kiri tetapi sepakan Shaqiri ke sisi kiri tak mampu dia bendung. Hanya kesalahan membaca penalti Amdouni yang gagal. Contekan di botol memintanya ke sisi kiri. Tapi Amdouni mengarahkannya ke tengah.

Selain itu, Pickford juga tidak dapat melanjutkan tradisinya memberikan bola penalti itu kepada pemain lawan. Wasit Daniele Orsato dari Italia melarangnya. ’’Aku sudah sering melakukannya. Karena itu aku mencoba beradaptasi. Untung aku masih bisa melakukan penyelamatan,’’ kenangnya.

Dalam ajang mayor, ini kali ketiga Pickford sukses dalam babak adu penalti. Sekali di ajang Piala Dunia 2018 melawan Kolombia, dan dua kali saat melawan Italia dalam final Euro 2020. Di babak semifinal, Inggris akan berjumpa Belanda yang dalam laga perempat final yang lain dapat mengalahkan Turki 2-1. Duel tersebut akan berlangsung pada Kamis dini hari (11/7).  (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *