Pesan Terakhir Luis Milla usai Mundur dari Kursi Kepelatihan Persib
BANDUNG-KEMPALAN: Luis Milla memberikan pesan terakhirnya setelah secara resmi memundurkan diri dari jabatan pelatih kepala klub Persib Bandung. Dia mengucapkan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan Bobotoh selama masa kepelatihannya.
Luis Milla telah secara resmi meninggalkan kursi kepelatihan Persib Bandung usai pelatih asal Spanyol itu mengumumkan secara langsung pengunduran dirinya pada konferensi pers yang berlangsung di Graha PERSIB, Jalan Sulanjana No. 17, Kota Bandung,
Selain Milla, asisten pelatih Maung Bandung Manuel Perez-Cascallana dan pelatih fisik Persib, Carlos Grande Rodriguez juga turut memundurkan diri.
“Ini hari yang sulit karena harus meninggalkan PERSIB atas alasan personal. Bagi saya, waktu dan perjalanan bersama PERSIB dilalui dengan baik, penuh kasih sayang dan kecintaan dari semua aspek dalam klub.” kata Milla.
Milla mengatakan bahwa keputusannya untuk mundur sebagai pelatih Ini tidak didasari oleh karena adanya permasalahan dengan pihak klub maupun pemain, tapi karena disebabkan karena keputusan personal.
“Apapun yang sudah saya lalui bersama para pemain pun dilalui dengan baik. Jadi, ini adalah masalah personal. Sulit, tapi harus bisa saya putuskan,” ungkap pelatih asal Spanyol tersebut.
Sebagai penutup, Milla juga memberikan pesan khusus kepada Bobotoh, julukan pendukung Persib Bandung. Milla mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang telah diberikan suporter setia Persib Bandung itu.
“Terima kasih PERSIB, teman-teman semua dan orang-orang sekitar yang selama ini sudah sabar dan memberikan cinta dan kasih sayang juga support hingga hari ini.” tutup Milla.
Sebagai pengganti, pelatih fisik PERSIB, Yaya Sunarya telah ditunjuk sebagai pelatih sementara klub. Yaya akan memimpin para pemain sampai manajemen klub menemukan pelatih kepala baru.
Deputi CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono mengatakan, bukan hal mudah untuk mendapatkan pelatih kepala di tengah musim kompetisi yang sedang berjalan.
“Keputusan yang diumumkan pada kami sangat mendadak. Namun, kami harus menghormati keputusan tersebut karena ini alasan pribadi. Kami sudah diskusikan di internal direksi dan komisaris, Pak Yaya (Yaya Sunarya) akan jadi caretaker sampai ada pelatih kepala baru,” kata Teddy di Graha PERSIB.
“Kami di internal sudah cari calon pengganti kepala yang akan kita review beberapa kandidat yang ada. Semoga kita bisa cepat dapat pengganti Luis Milla.” tambahnya.
(*) Edwin Fatahuddin






