Sabtu, 2 Mei 2026, pukul : 23:16 WIB
Surabaya
--°C

Gubernur Khofifah Tinjau Posko Korban Banjir Lahar Dingin dan Longsor Lumajang, Inilah yang Dilakukan!

LUMAJANG-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau secara langsung posko pengungsian bencana banjir lahar dingin dan tanah longsor yang berada di  Balai Desa Jarit, Kec. Candipuro, Kab. Lumajang, Minggu(9/7).

Sesampainya di lokasi, dengan didampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, dan beberapa kepala OPD terkait, Khofifah langsung menyapa dan memberikan suntikan semangat bagi ratusan pengungsi yang didominasi oleh warga Sumber Kajar. 

Dia juga memberikan paket bantuan sosial sebanyak 200 paket sembako, serta bantuan spesifik bagi lansia dan ibu menyusui sebanyak 200 paket.

Secara khusus, Khofifah juga meninjau tenda Pos Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang didirikan Dinas Sosial Pemprov Jatim. Di sana, terdapat puluhan anak yang mendapatkan bantuan trauma healing dan hiburan yang telah disiapkan oleh para petugas.

LDP sendiri dikelola oleh tim gabungan dari Tagana dan Peksos  yang tergabung dalam Jatim Sosial Care Dinsos. LDP ini tidak hanya melayani  anak-anak tetapi juga para korban rentan lainnya seperti lansia dan ibu hamil/ menyusui.

“Siapa namanya ini? Sudah kelas berapa? Cita-citanya ingin jadi apa?,” tanya Khofifah kepada beberapa anak.

Sejumlah anak pun menyahuti pertanyaan Khofifah dengan beragam jawaban dan penuh semangat. Ada yang ingin menjadi TNI,  polisi dan juga pemadam kebakaran.

“Luar biasa, kalian harus rajin belajar. Mudah-mudahan cita-citanya diijabah Allah SWT, orang tuanya sehat, banyak rejeki dan bisa mengantar sekolah setinggi tingginya dan semua sehat,” ujarnya mendoakan yang diamini oleh pengungsi.

Suasana pun kian bersemangat kala Khofifah membagikan sejumlah mainan dan peralatan sekolah. “Mudah-mudahan bencana ini segera tertangani dan anak-anak dapat kembali sekolah dan beraktivitas seperti sediakala,” harapnya.

Untuk memastikan ketersedian dan kelayakan makanan bagi pengungsi, Khofifah juga meninjau dapur umum yang didirikan Dinsos Jatim. Bahkah, ia juga berdialog dengan petugas terkait stock logistik dan  proses pengolahan makanan. Para petugas mengatakan, dalam sehari disiapkan sebanyak 3000 bungkus makanan untuk 3 kali makan para pengungsi.

Pada kesempatan itu, Khofifah juga menyampaikan duka cita mendalam atas korban meninggal dunia akibat longsor di Lumajang. Para korban tersebut merupakan satu keluarga atas nama Galih Adi Perkasa (23), Candra Agustina (20), dan Galang Naendra Putra (4 bulan). 

Kepada ahli waris, gubernur perempuan pertama di Jatim ini memberikan secara langsung santunan senilai total Rp 30 juta.

“Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun, semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan serta kesabaran,” ungkapnya.

Di akhir, Khofifah menekankan agar masyarakat tidak perlu khawatir dan panik karena semua kebutuhan para pengungsi telah disiapkan.

“Saya imbau agar tenang dan  tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Saat ini utamakan keselamatan, dan ikuti instruksi dari pihak petugas agar aman dan selamat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data BPBD Jatim per Minggu 9 Juli, akibat bencana banjir lahar dingin dan longsor ini tercatat sebanyak 1.038 warga mengungsi di 18 titik pengungsian.

Sebagaimana diketahui, sebelumya Khofifah juga telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) bidang kesehatan, TAGANA, serta berbagai bantuan logistik dan obat-obatan ke lokasi bencana di Lumajang yang dipimpin oleh Kepala BPBD yang juga Sekdaprov Jawa Timur. Selain itu, juga koordinasi dengan PLN untuk percepatan pemulihan jaringan listrik. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.