Penari Itu Juga Penggurit

waktu baca 2 menit
R. Djoko Prakosa (*)

KEMPALAN: Beberapa waktu lalu, ada pergantian pengurus PPSJS yang merupakan komunitas pengarang sastra Jawa di Surabaya, dan terpilihlah Ketua Paguyuban Pengarang Sastra Jawa Surabaya (PPSJS) yang baru, Dr. Rohmat Djoko Prakosa.

Sebelumnya ketua PPSJS dipegang oleh Dr. Suharmono Kasijun selama dua periode. R. Djoko Prakosa, kelahiran Sukoharjo, 16 Mei 1965. Alumni SPGN Rembang 1985 ini, lantas kuliah S1 Seni Tari pada Akademi Seni Karawitan Surakarta (ISI Surakarta), dan melanjutkan Pascasarjana di almamater yang sama, ISI Surakarta yang lulus pada tahun 2006.

Baru-baru ini dapat gelar doktor yang lulus S-3 Universitas Airlangga 2023 ini, banyak berkecimpung di seni tari, namun demikian dia juga aktif menulis puisi, utamanya geguritan. Garapan tari yang dibuatnya antara lain: Res, Rah 123, Mak, Lak, Lud, Luk, Luh, Sir, Wuk, Ndhog, lsp. Ia juga merupakan Dosen tari Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya.

Sejak tahun 2000 menulis juga di majalah Jaya Baya, Panyebar, Bende, Kidung, dll. Selain menulis fiksi, juga menulis reportase, esai, dan kritik seni budaya. Buku-buku yang pernah ia terbitkan: Abang Wora-wari, Layang Saka Kekaksih, Ngeluk Duwung Nggelung Gunung, Mengintip Tubuh Penari, Seni Pertunjukan Rakyat Jawa.

Karya guritannya banyak termuat di beberapa majalah berbahasa Jawa, dan juga pada kumpulan guritan sendiri, maupun bersama kawan-kawan PPSJS seperti Gurit Bandha Donya, Mlesat Bareng Ukara, Sandhal Jepir Taline Abang dll.

Sebagai Ketua PPSJS, R. Djoko Prakosa, sekarang ini sedang merancang buat kumpulan guritan dalam rangka ulang tahun PPSJS, pada 31 Juli 2023 nanti. Kumpulan guritan memuat karya gurit lebih seratus guritan ikut serta dalam buku berjudul yang kumpulan itu “Gaman.” Adapun pengguritnya, tidak saja anggota PPSJS saja, atau penggurit dari Jawa Timur saja; melainkan juga para penggurit dari Yogya, dan Jawa Tengah.

Harapannya kumpulan puisi ini sudah bisa terbit pertengahan Juli, dan gelar-annya, bisa bertepatan tanggal 31 Juli 2023 nanti. Semoga saja bisa begitu, katanya.

** (Aming Aminoedhin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *