SURABAYA-KEMPALAN:Pengurus DPD Demokrat Jawa Timur menyerahkan berkas bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Jatim ke Kantor KPU Jatim, Minggu (14/5). Rombongan dipimpin
Ketua Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak Mereka dikawal oleh puluhan tukang becak yang penumpangnya para kader Demokrat sendiri. Kedatangan Emil yang didampingi Sekretaris DPD Reno Zulkarnaen dan Bendahara dr Agung Mulyono disambut Ketua KPU Jatim Choirul Anam.
Emil mengatakan, Demokrat Jatim sengaja menyerahkan berkas bacaleg pada hari terakhir. Sebab, ada makna dari tanggal 14 yang merupakan nomor urut Partai Demokrat.
“Tanggal 14, tepat pukul 14.00 WIB dan tercatat di buku tamu pada menit 14. Maka Partai Demokrat dengan nomor urut 14 mendafrarkan diri untuk Pileg 2024,” kata Emil di KPU Jatim, Minggu (14/5).
Menurut Emil, Demokrat akan terus senantiasa memperjuangkan kemaslahatan untuk rakyat. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang saat ini gelisah dengan kondisi bangsa.
“Kita dengar suara petani yang resah dengan kenaikan biaya produksi dan harga panen yang seringkali naik turun. Begitu pula para guru, serta tenaga kesehatan yang masih mengharapkan pengabdian mereka diberi apresiasi selayaknya,” kata Emil yang juga menjabat Wagub Jatim.
Selain itu, lanjut Emil, Demokrat juga mendengarkan harapan generasi anak muda yang galau dengan masa depan disrupsi ini. Termasuk harapan dari segenap pelaku UMKM dan segenap masyarakat terkait masalah banjir dan longsor untuk segera ditangani.
Karena itu, Emil meminta doa restu untuk kesuksesan Demokrat, terutama di Jawa Timur agar senantiasa memperjuangkan hak-hak rakyat. “Semangat dan bukti adalah resep yang kami bawa untuk 2024. Kami telah memilih caleg yang baik dengan ikhtiar semaksimal mungkin untuk membuktikan rekam jejak mereka dan tidak memberi janji kosong. Bacaleg harus dilandasi akal sehat oleh kerangka logis dan rekam jejak yang dibuktikan,” tegasnya.
Emil menyebut bahwa Demokrat mendaftarkan 120 bacaleg ke KPU Jatim. Sedang targetnya naik dari 14 kursi menjadi 18 kursi di DPRD Jatim. “Target kita naik dari 14 kursi menjadi 18 kursi. Kami punya 30 persen lebih keterwakilan bacaleg perempuan,” ujarnya.
Emil pun menyebut bahwa selain petahana, bacaleg Demokrat terdiri atas aktivis mahasiswa, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, termasuk dari kalangan ojek online.
Menariknya, dari daftar bacaleg yang didaftarkan ke KPU Jatim terdapat nama Muhammad Arbayanto. Mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim ini menyatakan mundur dan bergabung ke Partai Demokrat. Dia didaftarkan sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) untuk Pemilu 2024.
Arba mengaku mundur sebagai penyelenggara sejak 2 Mei 2023. Bahkan, surat pemberhentiannya sudah turun sejak 9 Mei 2023 lalu. “Jadi, saya secara resmi sudah tidak lagi dalam posisi sebagai anggota KPU,” kata Arba.
Arba sudah menjabat anggota komisioner KPU Jatim sebanyak dua periode. Yakni mulai periode 2014-2019 dan berlanjut di periode sekarang.
Sebelum mundur, Arba merupakan Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim. Alumnus Universitas Brawijaya itu mengaku sudah mantap berlabuh ke Partai Demokrat.
Bahkan, dia akan nyaleg DPRD Jatim di Dapil Malang Raya dengan nomor urut 1. Menurutnya, ia memilih Demokrat, pertama karena Demokrat saat ini banyak membangun kekuatan anak muda.
Selain itu, ia tertarik masuk Demokrat karena banyak memberikan proporsi kiprah anak muda di politik. Apalagi, pucuk pimpinan partai termasuk Ketua DPD Demokrat Jatim dinilai representasi anak muda. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi