Rabu, 27 Mei 2026, pukul : 09:43 WIB
Surabaya
--°C

Pemkot Surabaya Perbaiki Struktur Tanah Penyebab Kerusakan Jalan di Wiyung

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSABM) segera memperbaiki struktur tanah yang menjadi penyebab kerusakan jalan di kawasan Wiyung Surabaya. 

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSABM)  Kota Surabaya Lilik Arijanto mengatakan, kerusakan jalan di kawasan Wiyung Surabaya telah masuk dalam program perbaikan DSDABM. 

“Saat ini pekerjaannya sedang memasuki tahapan lelang dan menunggu pengumuman pemenang. Mungkin pengumuman pekan ini atau paling lama pekan depan. Kalau di Wiyung tidak hanya overlay tapi juga perbaikan struktur dasarnya. Nanti itu dikeruk semua jalannya,” kata Lilik, Selasa (9/5).

Ia menjelaskan bahwa struktur tanah jalan di Wiyung Surabaya kurang baik, sehingga memerlukan pengerjaan perbaikan yang cukup serius. 

BACA JUGA  Perkuat Ekosistem Pesisir, BRIDA Surabaya Dorong Metode Silvofishery

“Kurang bagus, karena perkembangan kelas jalannya semakin tinggi semakin padat, sehingga perlu ada perbaikan tanah di bawahnya,” jelasnya. 

Meski demikian, ia memastikan bahwa DSDAMB terus melakukan perbaikan jalan rusak di berbagai kawasan lainnya. Karenanya, apabila warga menemukan hal tersebut, warga diharapkan segera melaporkan ke pihak kecamatan, kelurahan, atau melalui akun instagram resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, yakni @surabaya dan @sapawarga.

“Kita banyak paket pengerjaan perbaikan jalan yang lainnya. Kalau struktur jalannya masih kuat, sementara bisa tambal sulam dulu. Tapi kalau kerusakannya banyak kita pakai overlay,” terangnya. 

Sebab, lanjut dia, camat dan lurah memiliki Whatsapp grup Forum Komunikasi (WAG Forkom) RT, RW, dan LPMK. Karenanya, warga bisa melapor agar DSDABM segera melakukan pengerjaan perbaikan jalan, seperti kerusakan jalan di kawasan Wiyung Surabaya. 

BACA JUGA  Pemkot Surabaya Terima Sapi Banpres 850 Kg, Dibeli dari Peternak Lokal

“Kalau di Wiyung kita pakai lelang, kalau jalan tidak membahayakan kita tutup pakai tambal sulam. Namun, jika kerusakan jalan yang ambles itu masuk skala besar, maka nanti menggunakan lelang. Kita menunggu pengumuman sebentar lagi,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.