JAKARTA-KEMPALAN: Sejumlah pemain mengalami luka-luka akibat insiden pelemparan batu yang terjadi usai laga Arema melawan PSS Sleman.
Bus Arema FC dilempari batu oleh beberapa oknum tidak dikenal usai laga Arema melawan PSS Sleman yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Kamis (26/1) malam WIB.
Menurut keterangan manajer Arema, Wiebie Dwi Andriyas, kejadian berlangsung tak lama setelah bus meninggalkan Stadion Maguwoharjo.
“Baru masuk bus, tak berselang lama langsung diserbu. Kejadian sekitar 10 meter di kawasan stadion (Maguwoharjo Sleman). Kalau pelempar diduga oknum suporter PSS Sleman, karena tidak ada suporter lain.” kata Wiebie, dikutip dari detik.
Komisaris Arema, Tatang Dwi Arifianto menyebut bahwa ada beberapa korban luka-luka karena insiden tersebut, termasuk tiga orang pemain, dan satu staf pelatih.
“Kami memastikan semuanya dalam kondisi selamat, meski ada beberapa yang terluka terkena pecahan kaca dan lemparan, termasuk yang kita tahu adalah asisten pelatih Arema, Kuncoro yang mengalami luka di daerah lutut dan harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.” ujar Tatang Dwi Arifianto, Komisaris Arema.
Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes, Pol Yuliyanto menyesalkan adanya insiden penyerangan tersebut, dirinya menyebut akan lebih mempertimbangkan jadwal pertandingan agar tak terjadi insiden serupa.
“Kami sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Ini akan jadi pertimbangan pada jadwal laga-laga berikutnya.” kata Yuli, pada Jumat (27/1).
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi