Bahwa hari-hari pertama lemes, itu karena otak belum mencari sumber energi yang lain. Begitu hari ketiga tidak juga ada gula dan karbo otak mulai mencari sumber energi yang lain: lemak.
Begitu otak menemukan lemak, badan tidak lemes lagi. Energi dari lemak juga lebih hebat. “Satu gram karbo hanya menghasilkan 4 kc energi. Satu gram lemak menghasilkan 9 kc energi,” ujar Wulan.
Hari kelima sang kakak membaik. Tumor sebesar bola pingpong itu mengecil. Hari ketujuh tumor itu kempes sama sekali. Semua senang. Semua bahagia.
Hari ke-8 sang kakak meninggal dunia.
BACA JUGA: Tung Desember
Usianya 53 tahun.
Wulan sendiri sudah melewati masa-masa yang berat. KetoFastosis itu sudah melewati masa kritis. Otak Wulan sudah menemukan sumber energi non-gula dan non-karbo.
Berat badan suaminyi pun mulai turun.
Wulan bertekad meneruskan hidup dengan KetoFastosis. Pun sang suami.
Ini sudah tahun ke-8 Wulan dan suami hidup dalam KetoFastosis. Berat badan suami kini stabil di 74 kg. Wulan 52 kg.
Gajah mati meninggalkan gading. Sang kakak mati meninggalkan dr Eko Wulandari yang berjiwa gading. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi