Belajar Program CSR dari PT Pupuk Kujang
Budidaya nanas yang menjadi program CSR (corporate social responsibility) PT Pupuk Kujang ternyata tidak hanya menyasar desa Sarireja, Subang. Di kota Cikampek pun, program serupa dijalankan. Tentu dengan beberapa modifikasi.
***
ADA dua program CSR bebasis budidaya nanas di Cikampek yang saya kunjungi. Pertama, program urban farming. Nama resminya Kurfa. Akronim versi saya: ‘’Kujang Urban Farming’’. Kedua, Kuwat. Saya menerjemahkannya: ‘’Kelompok Usaha Wanita Tangguh’’.
Urban farming adalah tren baru dalam pemberdayaan lahan kosong di pekarangan dengan tanaman produktif yang bernilai ekonomi tinggi. Misalnya, tomat, terong dan cabai. Budidaya dilakukan dalam ‘’green house’’ untuk tanaman yang sensitif terhadap cuaca dan hama. Media tanamnya bermacam-macam: Sekam, serbuk kayu, kompos, hidroponik dan aeroponik.
BACA JUGA: Belajar Program CSR dari PT Pupuk Kujang
Di lokasi Kurfa, masyarakat pemilik lahan menanam tomat dan cabai di dalam ‘’green house’’. Cabe yang ditanam sudah mulai berbuah. Kecil-kecil. Sepertinya verietasnya khusus. ‘’Memang ini cabai khusus untuk diceplus saat makan tahu goreng,’’ terang warga.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi