Mereka mengatakan bahwa produk mie instan adalah salah satu bahan makanan yang digemari di negaranya, namun tidak mudah untuk mendapat bahan makanan yang benar-benar halal sesuai ajaran agama.
Filipina adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Katholik serta Kristen Presbitarian sehingga bahan makanan yang tersedia untuk mayoritas penduduknya tidak cocok untuk dikonsumsi oleh masyarakat beragama Islam.
Akibatnya, baik warga Muslim Filipina, maupun warga Muslim dari negara lain yang berkunjung ke negara itu harus berhati-hati ketika membeli bahan makanan atau memesan makanan di restoran atau kafe.
Menurut keterangan Irman Gusman Center, hal itu juga yang dialami oleh Irman Gusman dan delegasi Indonesia yang dibawanya dalam kunjungan tiga hari ke negara tersebut.
Bahkan ketika delegasi Indonesia sudah duduk di dalam satu restoran, harus pindah lagi ke restoran lainnya, karena ternyata di menu hidangannya tidak ditemukan makanan halal.
Pengalaman seperti itu juga sering dialami oleh warga Muslim di Filipina sehingga para imam yang menemui Irman Gusman pada 12 November itu meminta agar Indonesia mengirim berbagai macam bahan makanan halal untuk masyarakat Muslim di negara tersebut.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi