Kamis, 18 Juni 2026, pukul : 02:42 WIB
Surabaya
--°C

Tinggalkan Ganjar, Jokowi Berpaling ke Prabowo

Kritik tajampun datang dari DPRD Jateng, Fraksi PKB yang mengatakan urus Jateng gak bisa, kok mau ngurus Indonesia.

Tentu apa yang dilakukan Ganjar, bisa diduga bukan atas dasar kemauannya sendiri, Ganjar pastilah mendapatkan jaminan dari orang kuat dan tentu saja juga restu dari Jokowi.

BACA JUGA: Menangkan Hati Rakyat untuk Indonesia Berkeadilan Sosial

Salah satu bentuk restu itu adalah Ganjar dipersiapkan perahu, kalau kalau tidak diusung oleh PDIP. Perahu itu terlihat dari pernyataan partai – partai yang memang sudah dipersiapkan. Misalkan KIB, yang terdiri dari PPP, PAN dan Golkar, meski Airlangga Hartarto dijagokan oleh Golkar, tapi justru memunculkan nama Ganjar dan RK, Ganjar dan Eric Tohir, bukan Airlangga Hartarto. Belum lagi PSI partai gurem yang gagal lolos di parlemen, berlagak seolah partai yang punya hak mencalonkan, memasang Gambar Ganjar dipasangkan dengan Yeni Wahid diberbagai baliho diberbagai tempat.

BACA JUGA  Menteri Keuangan sebagai Arsitek Peradaban

Apakah Ganjar menikmati itu semua? Jawabannya bisa ya dan bisa tidak. Ya karena Ganjar juga melakukan pembiaran dan hanya beretorika saja terhadap apa yang ada diluaran. Tidak karena dia juga ketakutan terhadap sangsi PDIP karena dirinya masih menjabat.

Posisi Ganjar memang dilematis, maju kena, mundur kena. Ketika dia terus menikmati dukungan pencapresannya tapi belum ada kepastian dari partai mana, tentu akan membuat nya menjadi galau dan tak menentu. Seandainya KIB yang dipersiapkan mendeklarasikan dirinya, Ganjar pasti akan mengambil sikap dengan retorika agar dia tidak ditegur oleh partai maupun DPRD Jateng.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.