Sabtu, 18 April 2026, pukul : 23:08 WIB
Surabaya
--°C

Membebaskan Indonesia dengan Kepemimpinan Sintesa

Apalagi selama pemerintahan Jokowi rakyat terpecah belah, hukum tumpul tak berpihak pada kepentingan rakyat, kedamaian dan keadilan menjadi barang mahal untuk bisa didapatkan.

Bahkan terkesan pemerintahan Jokowi sangat melindungi mereka yang melakukan pembelahan dan berpihak pada kepentingan oligarki terutama China.

Konstelasi kepemimpinan nasional berdasar hasil lembaga survey hanya berputar pada tiga orang, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

BACA JUGA: Anies Tawarkan Masa Depan

Prabowo dan Ganjar tidak memenuhi kontek masa depan dan model kepemimpinan baru, karena keduanya adalah kepanjangan pemerintahan yang dilakukan oleh Jokowi. Meski kalau kita melihat Prabowo adalah hasil proses dari pemerintahan yang sebelumnya, yang condong pada kepentingan Barat, yang tentu agak berbeda dengan kebijakan luar negeri Jokowi. Ganjar tentu agak sulit diharapkan menjadi sintesa, karena apa yang dilakukan Ganjar adalah kebijakan – kebijakan yang bersumber dari Jokowi sebagai presiden.

Hadirnya Anies sebagai calon pemimpin diluar kepentingan istana, dan bukti yang sudah dilakukan Anies di Jakarta setidaknya menjadi harapan baru bagi masyarakat yang merasakan kegelisahan dan kekuatiran terhadap kebijakan kebijakan luar negeri dan kebijakan dalam negeri Jokowi.

Anies tidak akan menjadi Antitesa, karena bagi Anies membangun negara itu dibutuhkan kesinambungan dan kebersamaan. Menyadari situasi geopolitik yang sudah terbangun dan suasana kebatinan masyarakat, bagi Anies memilih jalan sintesa adalah sebuah keniscayaan.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.