JAKARTA-KEMPALAN: Bali United merasa khawatir mandeknya kompetisi Liga 1 akan berdampak terhadap mental para pemainnya.
Hali itu diungkapkan langsung oleh pelatih Fisik Bali United, Yogie Nugraha yang menyebutkan bahwa penundaan Liga bisa sangat mempengaruhi mental para pemain.
“Kondisi fisik pemain saat ini dalam kondisi bagus karena kami sudah masuk ke masa ‘in season’. Namun, efek dari penundaan liga ini sangat berdampak kepada mental pemain.” kata Yogie.
Bali United terakhir kali berlaga pada tanggal 30 September lalu melawan Persikabo 1973 lalu, sehingga telah genap dua pekan skuad asuhan Stefano Cugurra itu tidak merasakan atmosfer pertandingan.
BACA JUGA: Mahfud MD: Tragedi Kanjuruhan Lebih Mengerikan dari yang Beredar di TV dan Media
Lamanya jeda antar pertandingan ini dikhawatirkan akan mempengaruhi mental para pemain saat kembali bertanding lagi nantinya.
Oleh karena itu, Yogie pun berharap kompetisi bisa segera bergulir kembali agar para pemain bisa kembali berlaga di lapangan hijau.
“Awal mula disampaikan liga dihentikan selama satu pekan dan sekarang sudah hampir dua pekan, masih belum ada kepastian kapan liga dimulai. Menurut saya, ini adalah situasi yang kurang baik.” tambah Yogie.
BACA JUGA: Tiga Poin Kesalahan Suporter Pada Tragedi Kanjuruhan Menurut TGIPF
Sampai saat ini memang belum ada kepastian kapan kompetisi Liga 1 akan berlanjut, namun menurut timeline (lini masa) action plan yang dibuat oleh Tim Task Force Transformasi FIFA dan PSSI, diperkirakan Liga bisa kembali bergulir lagi pada akhir November.
Untuk mengisi waktu selama jeda kompetisi, Bali United tetap melakukan latihan rutin sejak 11 Oktober lalu demi menjaga kebugaran para pemain sembari menanti kelanjutan kompetisi.
Berbagai menu latihan dijalani oleh pemain setiap harinya, mulai dari latihan teknik, taktik, dan fisik dengan intensitas yang telah disusun oleh tim pelatih.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi