JAKARTA-KEMPALAN: Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh, memberikan sinyal jika Liga 1 musim 2022/2023 berpeluang besar bisa segera berlanjut kembali dengan beberapa penyesuaian.
Hal ini disampaikan oleh Riyadh saat memberikan keterangan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.
Namun, Riyadh juga mengatakan bahwa ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum kompetisi bisa digelar kembali.
Salah satunya adalah peningkatan standar keamanan di seluruh Stadion untuk mencegah insiden Tragedi Kanjuruhan terulang kembali.
BACA JUGA: PT LIB vs Indosiar: Saling Tuduh soal Penetapan Jadwal Arema vs Persebaya
“Kalau pengamanan stadion sudah terpenuhi dalam 18 hari dengan kepolisian sudah klir baru kompetisi dilanjutkan lagi.” kata Ahmad Riyadh, dikutip dari BolaSport.
Riyadh juga menambahkan bahwa kompetisi Liga 1 kemungkinan besar akan berjalan dengan aturan yang berbeda.
Salah satunya adalah dengan pembatasan jumlah penonton, yang hanya boleh diisi 50 persen dari kapasitas maksimal di setiap Stadion.
Dengan pembatasan jumlah penonton inu diharapkan pengamanan akan dapat berjalan lebih maksimal.
BACA JUGA: Indosiar Bantah Ada Kepentingan Iklan Rokok di Penetapan Jadwal Arema vs Persebaya
“Mungkin dengan percobaan-percobaan penonton 50 persen. Aturan-aturan yang berisiko tinggi dikontrol dan pengaman itu siap.” tambah Riyadh.
Terkait keamanan stadion, Riyadh mengatakan bahwa masih akan dilakukan peninjauan. Apalagi, stadion yang ada di Indonesia saat ini mayoritas masih menjadi milik pemerintah daerah.
“Secepatnya permintaan pemerintah dalam satu bulan. Sampai adanya sinkronisasi dan harmonisasi sistem keamanan.” tambahnya.
Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator sempat menginstruksikan untuk menunda kompetisi hingga dua pekan.
Kebijakan ini diambil untuk memberi kesempatan kepada PSSI melakukan investigasi terkait tragedi Kanjuruhan.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi