Selasa, 2 Juni 2026, pukul : 10:13 WIB
Surabaya
--°C

PSSI: Liga 1 Bisa Kembali Bergulir dengan Penonton 50 Persen

JAKARTA-KEMPALAN: Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh, memberikan sinyal jika Liga 1 musim 2022/2023 berpeluang besar bisa segera berlanjut kembali dengan beberapa penyesuaian.

Hal ini disampaikan oleh Riyadh saat memberikan keterangan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.

Namun, Riyadh juga mengatakan bahwa ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum kompetisi bisa digelar kembali.

Salah satunya adalah peningkatan standar keamanan di seluruh Stadion untuk mencegah insiden Tragedi Kanjuruhan terulang kembali.

BACA JUGA: PT LIB vs Indosiar: Saling Tuduh soal Penetapan Jadwal Arema vs Persebaya

“Kalau pengamanan stadion sudah terpenuhi dalam 18 hari dengan kepolisian sudah klir baru kompetisi dilanjutkan lagi.” kata Ahmad Riyadh, dikutip dari BolaSport.

BACA JUGA  Iduladha 1447 H: DPD PAN Sidoarjo Tebar 700 Kantong Daging Kurban, Sasar Ojol dan UMKM

Riyadh juga menambahkan bahwa kompetisi Liga 1 kemungkinan besar akan berjalan dengan aturan yang berbeda.

Salah satunya adalah dengan pembatasan jumlah penonton, yang hanya boleh diisi 50 persen dari kapasitas maksimal di setiap Stadion.

Dengan pembatasan jumlah penonton inu diharapkan pengamanan akan dapat berjalan lebih maksimal.

BACA JUGA: Indosiar Bantah Ada Kepentingan Iklan Rokok di Penetapan Jadwal Arema vs Persebaya

“Mungkin dengan percobaan-percobaan penonton 50 persen. Aturan-aturan yang berisiko tinggi dikontrol dan pengaman itu siap.” tambah Riyadh.

Terkait keamanan stadion, Riyadh mengatakan bahwa masih akan dilakukan peninjauan. Apalagi, stadion yang ada di Indonesia saat ini mayoritas masih menjadi milik pemerintah daerah.

BACA JUGA  KEAJAIBAN HONDURAS: Monster Baru IFA7 Lahir dari Kampung, Indonesia Kubur Brasil Lewat Drama Penalti!

“Secepatnya permintaan pemerintah dalam satu bulan. Sampai adanya sinkronisasi dan harmonisasi sistem keamanan.” tambahnya.

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator sempat menginstruksikan untuk menunda kompetisi hingga dua pekan.

Kebijakan ini diambil untuk memberi kesempatan kepada PSSI melakukan investigasi terkait tragedi Kanjuruhan.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.