Jelang Derbi Madrid, Pelatih Atletico Menolak Lakukan Ini

waktu baca 2 menit
Barisan kehormatan Atletico Madrid untuk Real Madrid. (Foto: Daily Mirror)

MADRID-KEMPALAN: Pertemuan antara Atletico Madrid yang menantang Real Madrid yang berbalut Derbi Madrileno pada Jumat dini hari WIB (19/1) berlangsung usai Real juara di ajang Supercopa de Espana, alias Piala Super Spanyol.

Los Merengues (julukan Real) memenangi Piala Super Spanyol setelah mempecundangi rival beratnya di Liga Spanyol, FC Barcelona. Dalam El Clasico itu, Real menghancurkan Barca dengan skor telak 4-1 (15/1).

Lazimnya laga yang berlangsung setelah perebutan trofi juara, seharusnya penggawa El Real mendapatkan pasilio (barisan kehormatan) dari pemain Atletico ketika memasuki lapangan di Estadio Civitas Metropolitano, Madrid, kandang Atletico.

Tetapi, jelang laga 16 Besar Copa del Rey 2023—2024 itu, apa kata entrenador Atletico Diego Simeone terkait dengan tradisi barisan kehormatan itu? Cholo (sapaan akrabnya) menolak tradisi itu!

Sikap tersebut sama seperti yang ditunjukkan Atletico ketika menghadapi Real saat klub asuhan Carlo Ancelotti tersebut memastikan diri memenangi Liga Spanyol. Para pemain dan pelatih Atletico menolak memberikan barisan kehormatan kepada Real.

’’Tahun ini juga sama. Rasa hormat dan salam bagi pelatih dan pemain (Real), sebagaimana mestinya. Namun, yang lebih utama pemain-pemain kami sendiri. Menghormati mereka yang paling utama saat ini,’’ ucap Simeone dalam konferensi pers di Majadahonda (kamp latihan Atletico), Rabu malam WIB (17/1).

Terlebih, di balik sukses Nacho dkk menjuarai Supercopa de Espana juga ada kekalahan Atletico di babak semifinal. Saat itu Atletico harus menyerah 3-5 dalam babak tambahan waktu.  

’’Real sedang dalam momen-momen terbaiknya. Aku berharap pemain kami saat malam itu mampu mematahkannya,’’ harap Cholo.

’’Real sedang dalam momen-momen terbaiknya. Aku berharap pemain kami saat malam itu mampu mematahkannya,’’ harap Cholo. Mendengarkan jawaban dari Cholo tersebut, Carletto pun menanggapinya dengan enteng terkait pasilio tersebut.

’’Yang aku pikirkan adalah aku menghormati keputusan klub. Jika iya (Atletico memberi barisan kehormatan), itu akan sempurna. Jika tidak, akan tetap sempurna. Aku tak akan menganggap itu sebagai hal-hal yang penting,’’ tutur Ancelotti seperti dilansir dari laman Diario AS. (YMP)

BACA JUGA: Reaksi Jude Bellingham Menangi Trofi Pertamanya untuk Real Madrid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *