Menu

Mode Gelap

Kempalankuliner · 12 Okt 2022 18:46 WIB ·

Beda Ama Sekolah Lain, Transaksi Market Day SD Islam Al-Maruf Pakai Bahasa Inggris


					Beda Ama Sekolah Lain, Transaksi Market Day SD Islam Al-Maruf Pakai Bahasa Inggris Perbesar

JAKARTA-KEMPALAN: Setelah vakum selama beberapa tahun lantaran dilanda pandemi Covid-19, Market Day SD Islam Al-Maruf Jakarta kembali digelar, 12 – 13 Oktober 2022.

Mengusung tema Street Food Festival, gelaran yang merupakan bagian dari program English Students Club’ of Al-Maruf sekaligus sebagai nilai project di rapor PTS siswa ini mengambil lokasi di dalam lingkungan sekolah.

Pantauan wartawan di lapangan, ratusan stand display berdiri berjajar sepanjang lapangan Gedung Suryadi hingga Gedung Sariani SD Islam Al-maruf.

Stand- stand tersebut dihias sedemikian cantik dan menarik. Berbagai jajanan lokal hingga mancanegara ditawarkan, mulai dari donat paha, makaroni schotel, puding lumut taro, strawberry coconut milk hingga bakso seafood bulgogi.

Masing- masing stand ditunggu siswa siswi SD Islam Al-Maruf yang mengenakan pakaian unik. Ada yang berpakaian adat, ada yang kreasi modern hingga klasik. Terlihat keren, apik dan kreatif.

Koordinator penyenggara Market Day 2022, Aan Khasanah atau akrab disapa Miss Sasa menjelaskan, kegiatan Market Day sejatinya rutin digelar tiap tahun. Namun karena terkendala Covid – 19, baru tahun ini kembali terlaksana.

“Setiap tahun temanya berbeda-beda, untuk tahun 2022 kita ambil tema Street food,” terang Miss Sasa disela acara, Rabu (12/10/2022).

Tetap mengedepankan protokol kesehatan, Market Day diikuti oleh siswa siswi kelas 3 hingga Kelas 6.

“Kita bagi menjadi dua hari, Rabu untuk kelas 3 dan 5. Sedang Kamis untuk klas 4 dan 6,” urai pengajar Bahasa Inggris ini.

Berbeda dengan Market Day di sekolah lain, di SD Islam Al-Maruf semua transaksi menggunakan Bahasa Inggris. “Tujuan kami untuk anak-anak bisa berbahasa Inggris yang menyenangkan, fun english,” ujar Miss Sasa.

“Untuk semua transaksinya menggunakan bahasa inggris yang sudah diajarkan. Ini semacam praktek berbahasa Inggris di lapangan,” tambahnya.

Dengan kegiatan tersebut diharapkan anak-anak bisa berbahasa inggris dengan baik, sekaligus bisa bersosialisasi.

Lebih dari itu, lanjut Miss Sasa, Market Day SD Islam Al-Maruf bertujuan agar ada kreatifitas dari murid, orang tua dan yang terlibat dalam transaksi jual beli. “Jadi satu kegiatan memiliki banyak manfaat,” paparnya.

Sementara itu salah satu Juri Market Day SD Islam Al-Maruf 2022, Subhan Aziz mengatakan, even tahun ini terasa lebih meriah dari tahun sebelumnya. Penampilan stand dan kemampuan Bahasa Inggris siswa siswinya makin luar biasa.

“Ada sekitar 150 siswa siswi yang menjadi peserta. Semuanya bagus-bagus, baik dari penampilan speaking hingga ide stand yang kreatif dan cemerlang,” ujar Subhan disela-sela penjurian.

Sebagai juri, lanjut Guru Kelas 6 SD Islam Al-Maruf ini, pihaknya akan menilai dengan sangat obyektif lantaran persaingannya sangat ketat. “Creativity siswa sangat luar biasa kali ini,” jawabnya.

Menurut Subhan, penilaian didasarkan pada tiga aspek, yaitu speaking, display stand dan kreatifitas.  “pertama lebih kepada speaking, percakapan dalam bahasa inggris yang kita nilai. Karena siswa sini harus bisa bahasa inggris. Lalu display, baru kreatifitas,’ terang dia.

“Semoga anak-anak bisa menggunakan bahasa inggris dalam keseharian di sekolah, rumah dan di lingkungan sekitar. Bisa manfaatin ilmu yang didapat dari sekolah,” pungkas Subhan.

Dalam Market Day SD Islam Al-Maruf 2022 akan dipilih juara terbaik. Bahkan akan ada juara di masing-masing kelas perdasarkan perolehan nilai yang didapat dari aspek speaking, display dan kreatifitas.

Ditemui terpisah, Denmas Kenzihero Zaahir, perwakilan siswa Kelas 3 Yusuf Kelompok Satu mengaku tidak terlalu berambisi untuk mengejar juara.

Pehobi game Roblox ini mengaku sudah merasa gembira bisa tampil sebagai peserta dan turut serta memeriahkan Market Day di sekolah tercintanya.

“Juara atau enggak tetap disyukuri saja. Yang jelas bisa tampil di acara seperti ini, bisa berkumpul bersama teman-teman sambil belajar, sungguh pengalaman yang sangat berharga,” tutupnya.  [hero]

Artikel ini telah dibaca 94 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

UBAYA Dorong Daya Saing Pariwisata Desa Sukosari melalui Pelatihan Menu cafe

20 Oktober 2022 - 19:24 WIB

Ubaya Latih Warga Rungkut Lor Surabaya Pembuatan Stik dan Sirup Berbahan Jahe

28 September 2022 - 18:00 WIB

Rahasia “Beard Papa’s”,  Japanese Choux yang Mendunia

18 September 2022 - 19:07 WIB

Bedah Rumah Bu Siti Rampung, Wakil Sekretaris PDIP Surabaya Syukuran Sate Manggul Tegalsari

16 September 2022 - 12:09 WIB

Mahasiswa Teknobiologi Ubaya Kreasi Mie dari Tempe dan Daun Sengkubak

15 September 2022 - 16:55 WIB

Cicipi Legitnya Onde-Onde Mojokerto, Gubernur Khofifah: Butuh Sentuhan Teknologi Pangan agar tanpa Pengawet Tahan Lebih Lama

11 September 2022 - 17:38 WIB

Trending di Kempalankuliner