SBY dengan segala atribut yang rumit adalah sebuah fenomena yang orisinal pada masanya. Tidak akan ada orang yang bisa mengemulasi gaya politik SBY. Ia produk zamannya, dan akan dikenang sebagai bagian dari lanskap sejarah Indonesia.
Jokowi menjadi bagian dari episode baru Indonesia. Latar belakangnya sebagai ‘’lay-person’’ orang awam, menjadi magnet yang mampu menyedot perhatian publik. Jokowi menumbuhkan histeris dimana-mana. Setiap kali muncul, orang-orang akan histeris terhipnotis oleh kesederhanaannya.
BACA JUGA: Nico dan Ibul
Jokowi mewakili genre baru politisi Indonesia yang bersih dari pengaruh Orde Baru. SBY menjadi bagian dari produk lulusan ‘’Universitas Orde Baru’’, meminjam istilah almarhum Arief Budiman. Jokowi bersih dari pengaruh lama dan menawarkan pendekatan politik baru kepada publik pemilih dengan kesederhanaan dan kepolosannya.
Era Jokowi segera berakhir, dan akan muncul era baru. Di antara 3 besar pole position itu, Prabowo dan Ganjar Pranowo masuk dalam kategori ‘’All The President’s Men’’ alias orang-orangnya Jokowi. Anies berada pada kategori lain dan disebut sebagai antitesa Jokowi.
Petinggi Nasdem, Zulfa Lindan–mengutip teori filsafat dialektika Hegel–menyebut Anies sebagai antitesa Jokowi. Anies dianggap sebagai jawaban terhadap kekosongan yang selama ini tidak bisa diisi oleh Jokowi.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi