SURABAYA-KEMPALAN: Pekerja Migran Indonesia (PMI) Hongkong bersama Komunitas Wartawan Usia Emas (Warumas) Surabaya Indonesia mengadakan lomba cipta puisi dalam rangka meningkatkan literasi di kalangan masyarakat pekerja migran di luar negeri.
Lomba cipta puisi itu bertema Kucinta Negeri Kutulis Puisi. Dewan juri terdiri Aming Aminoedhin (Ketua merangkap Anggota), Widodo Basuki (anggota) Kris Mariyono (anggota). Setelah melaksanakan penilaian terhadap 9 Karya puisi dari peserta lomba memilih beberapa pemenang.
Keputusan diambil setelah menilai, mempertimbangkan, memilih dan memutuskan para pemenang Lomba Cipta Puisi sesuai kriteria yaitu kreatifitas, bahasa dan Kesesuaian tema.
Adapun juara I judul Indonesiaku karya Fiki nilai 225, Juara II Negeri Bak Surga karya Indah FM nilai 220, Juara III Kisah Kasihku karya Atik nilai 2019, Harapan I Pahlawan Devisa karya Menik nilai 2016,
Harapan II Kurindu Indonesia karya Neny nilai 215.
Ana Widya dari PMI Hongkong selaku Panitia Lokal Hongkong mengungkapkan, Lomba Cipta Puisi bersama Komunitas Wartawan Usia Emas (Warumas) menjadi ajang kreatifitas berkarya sastra khususnya puisi kepada Pekerja Migran Indonesia Hongkong.
“Ya para pekerja Migran Indonesia tidak sedikit memiliki bakat mencipta puisi. Kebetulan kami didukung Warumas,” imbuhnya.
Ketua Komunitas Warumas Kris Mariyono mengatakan, kerjasama dengan PMI Hongkong ini, selain meramaikan Launching Buku Antologi Puisi Warumas Kucinta Negeri Kucipta Puisi, juga meningkatkan literasi kaum Pekerja Migran Indonesia. “Rata-rata puisi karya pekerja migran Indonesia di Hongkong cukup bagus,” tandasnya.
Ia menambahkan para juara di samping mendapatkan hadiah dana pembinaan juga hadiah buku Antologi Puisi Wartawan Usia Emas 77 Tahun Indonesia Merdeka ”Kucinta Negeri Kutulis Puisi”. (kris)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi