Gambaran itu muncul sejak abad pertengahan dan masih tetap hidup sampai sekarang. Salah satu contoh kongkret adalah gerakan anti-Islam di media Eropa, seperti Charlie Hebdo di Prancis, yang secara konsisten menyerang Muhamad dalam setiap penerbitannya.
Di abad pertengahan, sastrawan Eropa seperti Dante membuat karya yang menghina dan mendiskreditkan Muhammad. Pada abad ke-19, Voltaire, seniman Prancis menciptakan karya pentas drama yang menghina Muhammad dan dipentaskan di berbagai negara di Eropa dan diekspor sampai ke Amerika.
BACA JUGA: Silup Nangijab
Dante menulis Divine Comedy yang melukiskan Nabi Muhammad menanggung siksaan abadi di jurang neraka yang terdalam. Dante menulis sebagai reaksi terhadap kekhawatiran dengan datangnya agama baru yang dengan cepat berhasil menguasai wilayah Laut Tengah dan Eropa, yang awalnya menjadi wilayah kekuasaan Kristen.
Tidak terhitung berapa banyak ilmuwan orientalis yang secara konsisten menyebarkan pandangan negatif terhadap Islam. Bernard Lewis yang menulis ‘’What Went Wrong with Islam’’ menjadi salah satu orientalis yang konsisten memberi gambaran miring terhadap Islam.
Kendati demikian, masih banyak ilmuwan Eropa yang memberi gambaran yang utuh mengenai Islam melalui penggambaran terhadap Muhammad. Salah satu yang paling fenomenal ialah Annemarie Schimmel dari Jerman. Ia dikenal sebagai ilmuwan terbesar dalam sejarah yang mampu memotret Muhammad secara komprehensif dari perspektif mistisisme Islam.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi