Jumat, 29 Mei 2026, pukul : 22:21 WIB
Surabaya
--°C

Minyak Merah

Ditemukanlah proses membuat minyak goreng kelapa sawit tanpa melalui temperatur tinggi. Itulah minyak merah. Nama yang simpel.

“Di Nigeria ternyata juga dilakukan hal yang sama. Di sana, sejak lama, rakyat menanam kelapa sawit. Lalu membuatnya menjadi minyak goreng,” ujar Donald. Ia pernah ke sana. Untuk memperdalam penelitiannya. “Proses membuatnya sangat tradisional. Semua orang bisa,” ujar Donald.

Minyak merah Donald ini memang berwarna merah. Cerah. Sekilas seperti warna air buah delima yang dimasukkan botol.

Memang masih ada kelemahannya: aromanya tidak harum seperti minyak sawit yang kita kenal. Itu perlu proses sosialisasi untuk membiasakannya. Tidak mudah. Ini pekerjaan berat. Namun olive oil pun begitu. Aromanya juga tidak seperti minyak goreng yang kita kenal. Tapi rasa olive oil dianggap rasa yang tinggi karena berhasil masuk ke kalangan atas. Keberhasilan itu dipicu oleh khasiat olive oil yang bisa membuat sehat –sedang minyak goreng biasa dianggap sumber kolesterol.

BACA JUGA  Gema Idul Adha 1447 H di As-Shobirin Sidoarjo: Meneladani Ululazmi, Merawat Kepedulian Melalui 22 Hewan Kurban

BACA JUGA: Pendidikan Kering

Apakah minyak merah akan bisa menembus pasar yang didominasi aroma harum minyak goreng?

Dari harganya yang ”hanya” Rp 15.000 /liter harusnya bisa. Hanya selisih sekitar Rp 3.000 dari minyak goreng sawit. Tapi soal aroma gorengan tadi soal yang sangat besar. Sehat bisa kalah dengan enak. Khasiat bisa kalah dengan selera.

Kita biasa pilih sakit tapi enak daripada sehat tapi kurang enak.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.