Seperti Bonek merusak stadion, setiap pagar bisa dirobohkan banyak yang bersorak senang. Emosi sesaat. Di Amerika tindakan ala Samin dua gubernur itu juga mendapat tepukan meriah. Dari pendukung Trump. Dari emosi mereka yang lebih permanen: Republik membenci Demokrat. Kian lama kebencian itu kian dalam. Ada saja pemicunya.
Satu tokoh pengikut Trump memang baru saja ditetapkan sebagai tersangka. Ia dinilai menyalahgunakan uang publik. Dana yang dikumpulkan untuk membangun tembok perbatasan dipakai juga untuk pribadi pemrakarsanya: Stave Bannon. Anda sudah tahu siapa Bannon. Ia ahli strategi politik Trump. Ia termasuk tokoh garis paling keras di belakang Trump. Ia 68 tahun.
Sebenarnya Bannon sudah mengantongi surat sapujagad: pengampunan dari Presiden Amerika. Ia mendapatkan surat pengampunan itu di hari-hari akhir kepresidenan Trump. Ia aman dari pemeriksaan pidana apa pun selama hidupnya nan lalu.
Karena itu Bannon tidak mau mengaku bersalah. Ia pilih diadili. Dengan resiko hukuman lebih berat.
Tiga orang teman Bannon pilih mengaku bersalah. Mengaku tahu uang itu dari dana tembok. Ia sadar itu salah. Ia minta pengampunan pengadilan.
Dengan demikian ia tidak perlu diadili. Hakim akan langsung menjatuhkan hukuman. Jauh lebih ringan dari seharusnya. Bisa jadi hanya 3,5 tahun penjara. Dari seharusnya antara 20 sampai 35 tahun.
Salah satu yang mengaku bersalah itu: Brian Kolfage. Umur 39 tahun. Asli Florida. Ia veteran perang Iraq. Dua kakinya hilang di medan perang.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi