Menu

Mode Gelap

kempalanews · 22 Nov 2021 06:58 WIB ·

Tangisan Histeris Melihat Korban Tewas Mengenaskan di Galian C Ilegal di Sumenep


					Penggali batu bata, Munasu (44) yang tewas mengenaskan terjepit bulatan batu di jurang galian batu bata di Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih, Minggu sore  (Humas Polres Sumenep) Perbesar

Penggali batu bata, Munasu (44) yang tewas mengenaskan terjepit bulatan batu di jurang galian batu bata di Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih, Minggu sore (Humas Polres Sumenep)

SUMENEP-KEMPALAN-Minggu sore (21/11). Netizen di Sumenep heboh adanya video yang mempertontonkan warga menangis histeris di lokasi galian C.

Dalam video amatir itu, sejumlah emak-emak tampak menangis menjerit-jerit. Mereka tak tega melihat kondisi korban tewas mengenaskan terjepit bulatan batu di jurang galian batu bata di Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Madura.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, menerangkan, korban tewas di lokasi galian C itu bernama Munasu (44) warga Dusun Panjalin, Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih, Sumenep.

Munasu sehari-hari sebagai penggali batu bata di Desa Juruan Daya, Batuputih, Sumenep.

“Korban tewas mengenaskan terkena longsor bulatan batu, Ahad (21/11/2021) sore. Peristiwa nahas yang menimpa ini terjadi di jurang galian batu bata dusun setempat,” terang AKP Widi dalam rilisnya Minggu malam.

Kronologi Kecelakaan

AKP Widi menjelaskan kronologi yang menewaskan Munasu ini berawal sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban bersama saudara dan istrinya berangkat menuju jurang galian batu bata.

Sebagai alat menambang batu bata, korban bersama Mo’awi (Lk, 54) dan Surenni (Pr, 50) membawa perlengkapan berupa linggis.

“Sampai di jurang galian, korban bersama keluarganya langsung menggali batu bata,” katanya.

Lanjut Widi, ketika sedang menggali batu bata, tiba-tiba ada bulatan batu longsor dan jatuh tepat ke arah Munasu. Korban tak sempat menghindar. Sehingga kejepit bulatan batu tersebut.

Akibatnya, korban tewas di tempat karena mengalami pecah di tulang batok kepala sampai otaknya terhambur. Selain itu, korban juga mengalami luka robek di lengannya.

“Korban diangkat dari jepitan bulatan batu oleh keluarganya dibantu warga, lalu dibawa pulang ke rumah duka,” jelas AKP Widiarti.

Mengingat Munasu tewas akibat kecelakaan sendiri, pihak keluarga tidak mau jenazah korban dilakukan otopsi.

Galian C Ilegal

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep, Didik Wahyudi, membenarkan lokasi korban meninggal di lokasi galian C di Desa Juruan Daya, Batuputih, Sumenep itu salah satu usaha galian C yang tak berijin.

Didik bercerita, dari sekian tahun dirinya belum pernah mendengar lokasi galian C di Sumenep yang memiliki izin.

“Bahkan pada tahun 2019 pernah konsultasi dan minta untuk difasiltasi terkait izin galian C ke Provinsi,” terang Didik-panggilan akrabnya-kepada kontributor kempalan, Minggu malam (21/11/).

Rentetan korban galian C ilegal di Kabupaten Sumenep sudah tak terhitung jumlahnya. Namun, praktek ilegal itu tetap menjamur.

Meski tak kantongi izin usaha. Usaha tambang yang bergerak di bidang galian C bebas beroperasi di Bumi Sumenep.

Keberadaan galian C yang ilegal itu sudah lama jadi sorotan para aktivis lingkungan di Sumenep. Mereka tak habis pikir keberadaan Satpol PP sebagai Penegak Peraturan Daerah (Perda) yang seperti tak bisa berbuat apa-apa atas usaha ilegal yang lagi menjamur di Sumenep.

Artikel ini telah dibaca 505 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Wagub Emil Pastikan Ketersediaan Logistik dan Posko Pengungsi Terpenuhi

9 Desember 2021 - 12:46 WIB

KEI-ANTARA Gelar Uji Kompetensi Wartawan di Sumenep

9 Desember 2021 - 10:14 WIB

Gelar Uji Kompetisi Wartawan

Cara Bupati Achmad Fauzi Mengurangi Angka Kemiskinan di Sumenep

9 Desember 2021 - 08:12 WIB

Bupati Achmad Fauzi

Tinjau Penyaluran Pakan Ternak, Wagub Emil: Sudah Termanfaatkan Baik

9 Desember 2021 - 06:08 WIB

Ketua DPD RI Dorong Pemerintah Riset Mitigasi Kebencanaan

9 Desember 2021 - 05:53 WIB

Bupati Gresik Ajak Generasi Milenial Kembangkan Kemampuan Berwirausaha dan Skill pada Era Digitalisi

9 Desember 2021 - 00:01 WIB

Trending di kempalanews