Perhatikan huruf pertama itu (武). Bagian depannya, kalau dipisah, berarti ”berhenti untuk bertahan”. Bagian kanannya berarti ”menombak” atau ”menyerang”. Maka kalau dua unsur itu digabung artinya berubah total: bela diri, mirip militer.
Sedang huruf kedua (术) berarti seni. Maka wushu berarti seni bela diri.
Tiongkok terus berjuang agar wushu masuk Olimpiade. Masih gagal. Wushu sudah masuk 8 besar calon olahraga Olimpiade, tapi tetap saja baru boleh untuk ekshibisi.
Perjuangan pertama ke Olimpiade dilakukan di tahun 2008. Di Olimpiade Beijing. Akhirnya organisasi Olimpiade internasional mengizinkan kejuaraan wushu yang waktunya bersamaan dengan Olimpiade Beijing. Maka seolah-olah, saat itu, wushu sudah masuk Olimpiade.
BACA JUGA: Bjorka Shinta
Dunia mungkin kurang tertarik wushu. Unsur seninya lebih menonjol dari olahraganya. Maka wushu melahirkan kategori baru: sanda (baca: santa). 散打. Huruf pertama berarti ”berantakan” –saya tidak menemukan arti yang pas. Huruf kedua berarti ”pukul”. Pukulan yang berantakan.
Saya tahu Anda sulit memahami itu. Lebih mudah kalau sanda saya artikan: perkelahian gaya bebas. Tinju, kungfu, karate, tendang, gulat, dan silat jadi satu.
Orang Barat suka wushu kategori sanda. Mereka tidak suka kategori taolu yang gemulai itu.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi