LEICESTER-KEMPALAN: Sampai matchweek yang keenam Liga Primer Inggris musim ini, belum sekalipun Leicester City yang ditangani Brendan Rodgers memenangi pertandingan. Hanya satu poin yang didapat Leicester di Liga Primer Inggris.
Bagi Rodgers, ini awal musim terburuk sepanjang karier melatihnya. Selain itu, Buck Rodgers (julukan Rodgers) pun membuka kembali trennya yang diberhentikan klubnya di saat kompetisi berjalan di tengah jalan.
Dimulai dari Rodgers yang limbung ketika memasuki musim keempatnya sebagai tactician Liverpool FC pada 2015—2016. Saat musim keempat baru berjalan delapan pekan, dia sudah terusir dari Melwood (kamp latihan lawas LFC).
Demikian pula saat dia menjajal peruntungannya di Liga Primer Skotlandia melatih Celtic, Rodgers pun dipecat di tengah jalan ketika masih menjalani 27 pekan pada musim ketiganya. Dia dipecat setelah Celtic tersingkir dari 32 Besar Liga Europa.
Makanya, saat Rodgers gagal memberi satu pun kemenangan bagi The Foxes (julukan Leicester), namanya pun kembali didekatkan dengan pemecatan sekalipun masih terikat kontrak sampai musim panas 2025 mendatang.
Dilansir dari laman The Sun, nama Rodgers pun jadi tactician paling difavoritkan dipecat dalam waktu dekat ini dengan koefisien bursa 4/11. Rodgers pun mengakuinya jika akhir pekan ini akan menjadi akhir pekan tersulit sepanjang kariernya menangani Jonny Evans dkk.
’’Bahkan masa laluku tak akan bisa menolongku,’’ ucap Rodgers seperti dikutip laman Leicester Mercury. Selama di tangannya Leicester dua kali mentok di posisi lima besar klasemen Premier League 2019—2021.
Rodgers pun sekali mempersembahkan trofi Community Shield bagi publik Filbert Street (lokasi markas Leicester). Tepatnya pada musim lalu. Leicester pun sempat mencicipi final Piala FA 2020—2021.
’’Saya tak mau memikirkannya (peluang dipecat di tengah jalan). Saya hanya mau fokus dengan yang ada di depanku, mencoba untuk meningkatkan kemampuan skuadku dan berproses,’’ sambungnya.
Berbicara kepada Football London, nahkoda Tottenham Hotspur Antonio Conte pun mengaku sudah sering berada di posisi Rodgers. Menurutnya, Rodgers tetaplah pelatih hebat dalam Liga Primer Inggris.
’’Andaikan itu memang terjadi (dipecat), maka ini tidak adil baginya (Rodgers). Tapi, beginilah sepak bola,’’ sesal Conte. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi