Rabu, 13 Mei 2026, pukul : 11:15 WIB
Surabaya
--°C

Log Zlebhour Baca Puisi di Acara Launching Antologi Puisi Warumas

SURABAYA-KEMPALAN: Acara peluncuran buku kumpulan puisi karya 12 wartawan berbagai media yang tergabung dalam komunitas Wartawan Usia Emas (Warumas) berlangsung seru dan meriah.

Acara soft launching yang dikemas dengan tajuk ‘’Baca Puisi Bareng” ini dilaksanakan di Surabaya Suite Hotel di Jalan Pemuda Surabaya, Minggu (11/09).

Dalam perhelatan tersebut hadir M Afghani Wardana staf ahli Wali Kota Surabaya Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, juga Muhammad Mahmud, anggota DPRD kota Surabaya, seniman-ustadz-pelawak Jadi Galajapo, Log Zlebhour, promotor musik cadas.

Ada pula, Mr D, seniman multi talenta, Embran Nawawi, desainer senior, Budi Bi, pelukis, serta Deny Tri Aryanti, Dosen Seni Teater STKW Surabaya.

Dalam sambutannya, Afgani menyampaikan penghargaan dan apresiasi terhadap kreativitas para wartawan yang masih eksis berkarya.

Afgani juga menyebutkan bahwa pihaknya memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreativitas menyalurkan potensi yang dimiliki.

Jadi Galajapo membaca puisi karya wartawan usia emas

“Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti sampai disini. Kita akan bersama-sama mengembangkan potensi untuk meningkatkan dan memajukan Kota Surabaya. Kami berbuka hati untuk selalu menerima masukan dan ide-ide kreatif masyarakat agar Surabaya bisa lebih baik lagi di masa yang akan datang,” sambung mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkot Surabaya tersebut.

Sementara itu, Mahmud mengungkapkan rasa gembiranya bisa berkumpul dengan teman sesama wartawan, terutama wartawan Memorandum. Mahmud menyebutkan bahwa pihaknya besar karena jasa-jasa teman sesama wartawan.

“Sebelum terjun di politik dan menjadi anggota DPRD Kota Surabaya, saya mbolang, anak embongan. Kita malang melintang blusukan kemana-mana, disamping mencari berita, kita juga menjadi petualang,” terang politisi Demokrat ini.

Mahmud mengisahkan bahwa dirinya sebelum menjadi wartawan, ternyata mantan ketua DPRD kota Surabaya ini juga sastrawan. Untuk menunjukkan keseriusannya mendalami potensinya, Mahmud kuliah di Unair dan Universitas Dr Soetomo.

Suasana launching antologi puisi Warumas

Dari kepiawaiannya ini, Mahmud juga gencar menulis puisi dan cerpen, bahkan karyanya itu dimuat di beberapa media ternama Jakarta, seperti Majalah Gadis, Anita Cemerlang dan beberapa media lain.

Selain berbagi pengalaman, baik Mahmud maupun Afgani didapuk untuk membaca puisi karya Warumas.

Acara dilanjutkan dengan menunjuk beberapa tamu kehormatan untuk turut serta membaca puisi. Berbagai atraksi juga ditampilkan. Pagelaran soft launching berlangsung seru dan meriah.
Bukan hanya membaca puisi, tapi para tamu tersebut menampilkan berbagai kepiawaian yang mereka miliki. Ada dagelan, ada kidungan, lawak Kartolo-an, tembang-tembang khas Jawa yang sangat merdu. (sasetya wilutama)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.