Sabtu, 18 April 2026, pukul : 00:08 WIB
Surabaya
--°C

Vivo 1000

Pryadi Satriana

Aturan siktaksis bhs Indonesia mengikuti aturan dlm bhs Inggris, bahwa ‘kata ganti’ (pronoun) ‘nya’ dlm kalimat di atas mengacu pada subjek ‘induk kalimat’ (Hasan), tidak mengacu pada subjek ‘anak kalimat’ (polisi), shg arti kalimat di atas adalah ‘Hasan menemukan fakta: ada polisi membunuh isteri Hasan.’ Salam. Rahayu.

Muin TV

Daripada tiap hari koar-koar di kolom komentar CHDI, bahwa Daud adalah raja bukan nabi. Saya persilahkan Pak Pri buat buku saja…. Toh sudah ada sumbernya. Manuskrip-manuskrip itu. Jangan kalah sama KH. Fahmi Basya, yang meneliti dan menulis bahwa Candi Borobudur merupakan peninggalan dari Nabi Sulaiman.

Pryadi Satriana

“Hasan menemukan fakta: ada polisi membunuh isterinya.” Arti: Ada polisi membunuh isteri Hasan. Hasan menemukan fakta tersebut. “Hasan menemukan fakta: ada polisi membunuh isterinya sendiri.” Arti: Ada polisi membunuh isterinya sendiri. Hasan menemukan fakta tersebut. Penjelasan: Bahasa ada ‘code’. Menyampaikan pesan menggunakan bahasa disebut ‘encoding’ (‘menyusun’ code). Pesan hanya bisa dipahami dengan ‘code’ yang sama, disebut ‘decoding’ (‘menguraikan’ code). Kesalahpahaman (misunderstanding) terjadi jika: 1. Pemberi pesan salah dalam ‘encoding’, dalam bahasa salah dalam menggunakan aturan berbahasa/ gramatika, spt yg saya koreksi di atas. 2. Penerima pesan salah dalam ‘decoding’, spt Anda semua yg tidak ‘ngeh’ thd kesalahan di atas, he..he.. 3. Adanya ‘gap’ (kesenjangan) antara ‘pemberi pesan’ dan ‘penerima pesan’ yg bisa terjadi krn latar belakang pengetahuan maupun latar belakang budaya. Contoh ‘gap’ pengetahuan adalah menyebut Daud sebagai nabi krn tidak tahu bahwa dalam sejarah Yahudi, Daud adalah raja yg ditahbiskan oleh nabi Samuel, dan bahwa Daud adalah raja yg ditegur oleh nabi Natan krn melakukan maksiat dg Batsyeba. Saya ndhak bicara ttg agama, Kitab Suci, hadits, tafsir, dsb. Saya bicara tentang sejarah yg tertulis lebih dari 1500 th sebelum era Islam. Sesuatu yg tertulis dan terdokumentasikan sampai sekarang. Silakan datang langsung ke Israel untuk melihat & mengalami relevansinya dg kehidupan masyarakat Israel sekarang. Itu fakta tak terbantahkan. Salam.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.