Rabu, 29 April 2026, pukul : 01:35 WIB
Surabaya
--°C

Rani Jaringan

Komentar Pilihan Dahlan Iskan

Edisi 2 September 2022: Lima Sekawan

Juve Zhang

Jack Ma itu mau “licik” pake duit Bank pemerintah ,disalurkan ke Ant Finansial punya dia, orang minjam mudah ,tak perlu skrining ketat, ACC, disebut Pinjol, kalau macet,itu kan duit Bank, fungsi Ant Finansial cuma ambil komisi, dan meluluskan semua permintaan pinjaman. Xi JP tak mau NPL bank nya meroket, membahayakan ,mirip Lehman Brother di Amerika. Sebuah keputusan kelas Brilian.

Johan

Ketua Mao bersabda : “党外无党 帝王思想 党内无派 千奇百怪” (tidak ada partai diluar partai adalah otokrasi, tidak ada faksi didalam partai adalah nonsense)

Pryadi Satriana

Terlepas dari perbedaan yg ada, semuanya mengakui bahwa Yesus (Isa) adalah Sang Mesias (Al-Masih). Muslim pun menyebut Isa (Yesus) sebagai Al-Masih (Sang Mesias), tapi ndhak tahu arti/maknanya. Kebanyakan Muslim ndhak paham sejarah, menyebut Daud & Sulaiman sbg Nabi, padahal mereka adalah Raja, fakta sejarah yg tak terbantahkan. Saya ndhak bahas tentang agama, teologi atau pun ilmu kalam. Saya bicara tentang sejarah. Bahwa Daud & Sulaiman itu Raja, bukan Nabi. Titik. Kalau masih ragu, tanya ke Prof. Quraish Shihab atau Gus Baha, beliau berdua tahu krn banyak baca. Tanya sekalian siapa Nabi yang menegur Raja Daud waktu Daud melakukan perbuatan maksiat. Sepakat kan bahwa Nabi adalah orang pilihan Allah yang tidak mungkin melakukan perbuatan maksiat? Salam. Rahayu.

Pryadi Satriana

Contoh penggunaan ‘husnul khatimah’: Salah: Boleh dikata nasib Perdana Menteri Li Keqiang kurang husnul kho(a!)timah. Penjelasan: Kondisi seseorang di akhir hidupnya ada dua: ‘husnul khatimah’ atau ‘suul khatimah’. Kondisi itu menerangkan ‘keadaan akhir/final’, jadi tidak ada atribut ‘kurang’ atau ‘lebih’. Benar: Semoga Dahlan Iskan husnul khatimah. Penjelasan: Semoga husnul khatimah adalah doa untuk orang yang masih hidup, doa agar hidupnya berakhir dengan baik, husnul khatimah. Pada saat seseorang sudah meninggal/mencapai akhir hidup, sudah ‘fixed’/tertentu kondisinya: ‘husnul khatimah’ atau ‘suul khatimah’. Doa utk orang yg sdh meninggal adalah ‘semoga dosa2nya diampuni’ krn kita tidak tahu – itu rahasia Ilahi- apakah orang yg meninggal itu dalam kondisi ‘husnul khatimah’ atau ‘suul khatimah’, dan karena itu ‘perlu’ didoakan. Dalam teologi agama2 samawi, terjadi ‘pro’ dan ‘kontra’. Yg ‘kontra’ berpendapat bahwa kondisi seseorang setelah meninggal adalah ‘fixed’, tidak bisa berubah. Tentang ‘praying for the dead’, menarik utk menyimak pendapat C.S. Lewis: “our soul needs it.” Salam. Rahayu.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.