Selasa, 28 April 2026, pukul : 23:56 WIB
Surabaya
--°C

Rani Jaringan

KEMPALAN: PANGGIL dia Rani. Kalau memanggilnyi dengan nama lengkapnyi bisa jadi Anda ragu: laki atau perempuan. “Betul. Banyak yang memanggil saya mas atau pak,” ujar Syahrani Dwi Lukmana. Apalagi kakak angkatannyi ada yang bernama Syahrani –laki-laki.

Rani menjadi mahasiswi Disway hari ini.

“Saya begitu bangga pada Rani. Cepat menguasai kultur jaringan,” ujar Pranowo Singgihsanjoyo.

Saya menghubungi Pranowo kemarin pagi. Saya pun merasa bersalah. Terutama ketika saya tahu ia sedang di mana: Namibia. Itu masih pukul 01.30 di pedalaman Namibia.

Pranowo, dosen Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, itu lagi sebulan di Ogongo. Yakni di Universitas Namibia yang khusus bidang pertanian. Kampusnya seluas 4.300 hektare. Letaknya di dekat perbatasan dengan Anggola. Selisih waktunya lima jam.

“Nggak perlu minta maaf, Pak. Saya memang sudah bangun,” katanya. Kok sepagi itu?

BACA JUGA: Lima Sekawan

“Saya siap-siap memonitor penampilan Rani. Sebentar lagi,” tambahnya.

Dua jam setelah itu Rani memang akan tampil sebagai salah satu pembicara di zoominar pertanian. Dia membawakan topik pembenihan porang lewat kultur jaringan.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.