Tidak hanya itu, pelatihan kewirausahaan yang diinisiasi Koperasi Kareb bagi karyawan, anggota maupun keluarganya ini diharapkan dapat menumbuhkan wirausahawan baru yang bisa menopang ekonomi keluarga. Apalagi saat pandemi banyak istri atau suami dari karyawan maupun anggota koperasi yang terdampak.
“Tadi salah satunya yang membuat keripik tempe saat pandemi justru bisa menambah lima orang karyawan tetap. Dan pelatihan wirausaha ini dapat menjadi sesuatu yang bisa memberikan referensi kehidupan, terutama bagi yang terdampak pandemi kemarin,” katanya.
“Selamat ulang tahun Koperasi Kareb yang ke-46. Semoga seluruh usaha yang dikembangkan dapat berjalan sukses, lancar, berkah. Dan untuk pelatihan usaha untuk karayawan semoga semua diberi kemudahan dan kelancaran,” imbuhnya.
Sebagai informasi, kegiatan unit usaha Koperasi Kareb Bojonegoro ini meliputi berbagai kegiatan penjualan barang dan jasa melalui berbagai unit usaha. Seperti Unit Jasa Processing Tembakau (Redrying dan Threshing). Redrying yakni mengeringkan ulang daun tembakau, serta threshing yakni memisahkan daun dan gagang tembakau kemudian dikeringkan ulang. Unit ini mempekerjakan sekitar 800 orang karyawan dengan customer pabrikan rokok, eksportir dan para pedagang tembakau Indonesia.

Selanjutnya Unit Jasa Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang merupakan unit jasa pelintingan rokok sigaret kretek tangan merek SAH 12 yang bekerjasama sengn salah satu perusahaan rokok di Indonesia. Unit ini mempekerjakan sekitar 2.000 orang karyawan. Kemudian adapula unit usaha simpan pinjam, unit pertokoan dan distributor, serta unit angkutan/transportasi.
Dalam unit angkutan/transportasi ini, pada tahun 2022 Koperasi Kareb mendapatkan bantuan pinjaman modal dari pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM Kementerian Koperasi UKM RI sebesar Rp18 miliar. Bantuan ini diinvestasikan dalam bentuk 15 unit armada Dump Truck.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi