Komentar Pilihan Disway*
Edisi 27 Agustus 2022: BBM 303
Alex Ping
Kan sekarang jamannya start up bakar duit, jadi suruh sekalian start up bantu bakar duitnya ke subsidi BBM. BBM tetap naik, tapi kalo mau lebih murah beli BBM di Tokped, Shopee, Bukalapak, Blibli, dst Atau kalau mau lebih murah bayar pake OVO, Gopay, dst. Kan konon katanya bakar duitnya sampai ratusan miliar per bulan per perusahaan. Dan jika cara itu tidak mungkin masih ada 1 cara lagi yang efektif supaya harga BBM tidak naik: harga Pertalite Rp7.650/900ml. Hehehehe
Arief Gunawan
Pakai alasan seperti wakru “menghilangkan ” premium, bahwa masyarakat sudah tidak berminat dengan RON yang rendah, cara licik, ngerjain wong cilik
Lukman bin Saleh
Ketakutan pada pencabutan/pengurangan subsidi BBM sebenarnya mirip2 dg ketakutan terhadap jarum suntik. Ketakutan yg tdk seharusnya. Memang sedikit sakit. Tp menyehatkan. Oleh sebab itu. Kecerdasan pengelola negara Ini sangat d butuhkan. Bagaimana agar warganya tidak ketakutan d suntik. Ada salah satu cara yg sangat baik “mengelabui” rakyat yg phobia harga BBM ini. Pemerintah sudah tau. Bahkan sudah d terapkan. Dan sukses besar. Jangan katakan akan menaikkan harga BBM. Tp kurangi BBM bersubsidi. Dan perlahan2 dilenyapkan. Masyarakat tdk akan sadar. Dan tiba2 mereka sudah d suntik. Persis seperti yg pemerintah lakukan saat melenyapkan premium. Tidak ada protes. Tdk ada demo. Tidak ada gejolak harga barang.Tiba2 rakyat terbiasa membeli BBM lebih mahal: pertalite. Harusnya model itu d lanjutkan sekarang. Kurangi pasokan pertalite. Banjiri dg pertamax. Dan kelak tiba2 kita terbiasa membeli pertamax. Tanpa ada gejolak apapun. Dan dana 502 T yg sebelumnya habis d gunakan “foya2” siap d pakai mensejahterakan rakyat Indonesia Raya…
Farwadi Barma
Jadi penasaran berapa sih jumlah orang miskin di Indonesia? Katadata mengutip dari BPS, jumlah penduduk miskin pada Maret 2022 tercatat sebesar 26,16 juta orang. Berdasarkan pulaunya, Jawa memiliki 13,85 juta orang penduduk miskin. Jumlah ini setara 52,96% dari total warga miskin nasional. Buanyak sekali. Itu baru yang terdata, mungkin masih banyak yang tidak mau mendaftar karena menjaga kehormatan. Berhubung periode jabatan tinggal sedikit lagi, sulit lah menurunkan angka ini. Opsi menunda kenaikan BBM pun bukan solusi menurunkan angka orang miskin. Dari itu tetaplah subsidi yang besar itu dipertahankan. Ini saatnya warga merasakan uang rakyat. Kelak Pak Jokowi dikenang sebagai presiden RI yang rela mengorbankan tidak dapat citra baik demi mempertahankan angka kemiskinan tidak naik.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi