NASA-KEMPALAN: Teleskop terbaru sekaligus terbesar di dunia milik NASA yang bernama Teleskop James Webb telah berhasil menangkap planet terbesar di sistem tata surya kita, Planet Jupiter.
Pada Senin, NASA secara resmi merilis potret-potret terbaru yang diabadikan oleh Teleskop James Webb.
Dalam foto tersebut, untuk pertama kalinya terlihat sisi Utara Jupiter dan juga adanya Aurora serta kabut melingkar.
Titik Besar Merah Jupiter, sebuah badai besar yang dikatakan mampu menelan bumi secara utuh juga dapat dilihat secara terang dalam foto tersebut.
Kemudian juga NASA merilis foto sangat luas—yang berhasil menunjukkan sekeliling planet beserta dua bulan kecil yang mengitari Planet Jupiter.
Unggahan foto tersebut dapat dilihat secara langsung di akun media sosial NASA.
Giant news from a giant planet!@NASAWebb captured a new view of Jupiter in infrared light, uncovering clues to the planet’s inner life. Two moons, rings, and distant galaxies are visible. Get the details: https://t.co/6WKbAQY78z pic.twitter.com/9uaACCPGyU
— NASA (@NASA) August 22, 2022
Astronom dari University of California Berkeley yaitu Professor Imke De Pater, yang juga sekaligus menjadi pemimpin dari observasi tersebut mengatakan bahwa hasil tangkapan dari kamera Teleskop James Webb berada di luar perkiraan para astronom.
“Sejujurnya, kami tidak benar-benar mengharapkannya menjadi sebaik ini” ucapnya.
“Kami tidak pernah melihat Jupiter seperti ini sebelumnya. Sangat luar biasa” ucap tambahnya.
NASA beserta Agensi Luar Angkasa Eropa telah menggelotorkan dana sebanyak 10 Miliar USD atau sekitar 148 Triliun Rupiah untuk meneruskan konstruksi tambahan dari Teleskop Hubble—yang kemudian menjadi Teleskop James Webb.
Teleskop tersebut telah diluncurkan dari bumi sejak awal tahun 2021—dan sudah mengobservasi alam semesta sejak musim panas silam.
Per saat ini, Teleskop James Webb berada di posisi 1,6 Juta KM dari Bumi.
Ilmuwan NASA berhadap bahwa adanya Teleskop super canggih dan besar tersebut mampu membuktikan dan menunjukkan asal muasal galaksi dan bintang pertama yang terbentuk sekitar 13,7 Miliar tahun lalu.
(Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi