Surabaya-KEMPALAN: Pendiri Mayapada Group sekaligus filantropis, Dato’ Sri Prof. DR. Dr. (HC) Tahir, M.B.A., memberikan kuliah umum bertajuk “Nilai Tambah dalam Perjalanan Hidup sebagai Anak Muda Nasrani” kepada 2.100 mahasiswa UK Petra hari Jumat (19/08) di Auditorium Gedung Q kampus UK Petra.
Dato’ Sri Prof. Tahir berpesan kepada mahasiswa UK Petra, “Jadilah anak muda yang baik seperti melayani orang tua, down to earth, mau terus belajar, dan bertanggungjawab.”

Menurut pria kelahiran Surabaya yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi ini, nilai-nilai yang baik, seperti menjadi berkat bagi sekeliling kita, mulai dari keluarga, masyarakat Indonesia, sampai masyarakat dunia, tidak akan lekang oleh zaman. “Generasi millenial perlu belajar mengimplementasikannya,” ujar Dato’ Sri Prof. Tahir.
“Sebuah kesempatan emas, belajar langsung dari Dato’ Sri Prof. Dr. Tahir, M.B.A. Sosok yang berhasil membangun karakter dan dirinya sebagai pemimpin bangsa dengan memberikan dampak secara nyata bagi dunia sekaligus memberikan kepedulian terhadap dunia global yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani,” kata Rektor UK Petra, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng.

Tahir sendiri lahir dalam kondisi penuh dengan keterbatasan serta didikan kedua orang tua yang mengedepankan nilai-nilai moral, integritas dan kepedulian terhadap sesama sehingga hal ini membuat Tahir bukan hanya dikenal sebagai seorang konglomerat, tetapi juga sebagai Filantropis.
“Tahir Foundation” menjadi sebuah bukti nyata bahwa menjadi kaya tidak berarti jauh dari nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi. Justru dengan menjadi kaya, Tahir dapat menjadi saluran berkat bagi orang lain.
Djwantoro menjelaskan harapannya bahwa dengan mengikuti kuliah umum ini maka para mahasiswa UK Petra sebagai anak muda Kristiani bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat setelah mendengarkan sharing. Sehingga semakin mengobarkan jiwa Patriotisme dalam membangun bangsa dan negara sembari tetap memegang nilai-nilai Kristiani.
Hal ini tentu saja sejalan dengan visi misi UK Petra yang mencetak pemimpin-pemimpin sosial global dengan dibentuk dan ditempa berlandaskan nilai-nilai kristiani. Sebab pendekatan pendidikan yang digunakan UK Petra berbasis manusia seutuhnya atau “Whole Person Education.”

Dalam kesempatan yang sama sejak jam 09.00 WIB, tak hanya kuliah umum saja akan tetapi Dato’ Sri Tahir juga dilantik sebagai ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Keluarga Alumni Universitas Kristen Petra (Kanitra) periode 2021-2025 dan penandatanganan Nota Kesepahaman Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) Petra dengan Mayapada Group yang ditandatangani bersama Ketua Pengurus YPTK Petra, Ir. Hary Listijo. Sebagai anggota Dewan Penyantun YPTK Petra, Dato’ Sri Tahir juga mendonasikan sejumlah Rp8 milyar untuk pemberian beasiswa bagi mahasiswa dari Kawasan Timur Indonesia serta Kawasan 3T dan dua buah shuttle bus yang akan digunakan untuk transportasi para mahasiswa UK Petra.
“Donasi ini bukan yang pertama. Tahun 2014, Dato’ Sri Prof. Dr. Tahir, M.B.A juga telah memberikan donasi sebesar Rp2,5 milyar untuk beasiswa dan Rp2 milyar untuk pengembangan internasionalisasi di UK Petra,” kata Direktur Eksekutif YPTK Petra, Prof. Dr.(h.c.) Rolly Intan, M.Eng. yang kala itu menjabat sebagai Rektor UK Petra. (Ajeng Dyah Puspitasari)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi