SURABAYA-KEMPALAN: Persebaya Surabaya berhasil mengamankan poin penuh saat menjamu Persita Tangerang di matchday kedua Liga 1 musim 2022-2023.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (⅛) malam, Persebaya berhak meraih kemenangan dengan skor 2-0 lewat dua gol yang dicetak oleh Sho Yamamoto di menit ke-23 dan Rizki Ridho di menit ke-57.
Kesuksesan Persebaya meraih kemenangan pertama di Liga 1 musim ini tidak lepas dari peran para pemain muda di Lapangan.
Pada laga melawan Persita Tangerang, enam dari 11 pemain yang diturunkan Persebaya merupakan pemain muda yang umurnya belum melebihi 23 tahun.
Enam pemain muda tersebut adalah Rizki Ridho (20 tahun), Brylian Aldama (20 tahun), Arief Catur Pamungkas (23 tahun), Koko Ari Araya (22 tahun), dan Riswan Lauhim (23 tahun). Mochammad Supriadi (20 tahun).
Selain enam pemain yang diturunkan sebagai starter di laga melawan Persita, Persebaya juga masih memiliki beberapa pemain muda lain di skuadnya.
Beberapa pemain muda tersebut diantaranya Marselino Ferdinand (17 tahun), Alwi Slamat (23 tahun), Ernando Ari (20 tahun), Altariq Ballah (21 tahun), Andre Oktaviansyah (19 tahun), Brayen Pondaag (20 tahun), Widi Syarief (19 tahun), Gede Dida (22 tahun), dan Denny Agus (21 tahun).
Banyaknya pemain muda ini membuat rata-rata usia pemain di Persebaya tidak melebihi 22 tahun. Rizky Ridho, yang menjadi kapten Persebaya pada laga melawan Persita Tangerang, juga baru berusia 20 tahun.
Ridho adalah pemain jebolan Persebaya U-20 yang berhasil membawa Persebaya menjuarai elite pro academy di tahun 2019.
Pelatih Persebaya, Aji Santoso sendiri juga memiliki kepercayaan besar pada para pemain muda ini.
Dikutip dari situs resmi Persebaya, Aji Santoso pernah berkata “Insyallah arek-arek iki bakal mbledos. (Insyallah, pemain-pemain muda ini akan meledak).”
Aji juga mengatakan bahwa dia tak memiliki niatan untuk menambah pemain lagi. Pelatih berusia 52 tahun itu percaya pada kemampuan para pemain yang dimiliki Persebaya saat ini.
“Saya rasa impossible untuk menambah pemain. Kalau pun mau beli kate njupuk sopo (mau ambil siapa)?” kata Aji.
”Saya tegaskan, saya selalu yakin dengan kemampuan tim saya, pemain saya. Mereka ini tinggal diberi jam terbang akan meledak. Hanya masalah waktu anak-anak akan menjadi pemain hebat, jam terbang,” kata pelatih asal Malang itu.
Aji dan manajemen tim Persebaya sepakat bahwa tim musim ini merupakan bentuk investasi jangka panjang. Mereka ingin membangun pondasi baru untuk Persebaya kedepannya.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi