Senin, 25 Mei 2026, pukul : 19:22 WIB
Surabaya
--°C

Polisi Tembak Polisi, CCTV Sudah Mati

KEMPALAN: Kasus polisi tembak polisi, melebar ke soal CCTV. Ketua RT setempat, Mayjen Pol (Purn) Seno Sukarto. kepada pers, Rabu, 13 Juli 2022, mengatakan, polisi mengganti alat CCTV di pos Satpam dekat TKP. “Diganti,” ujarnya.

***

PENGGANTIAN Sabtu, 9 Juli 2022. Sedangkan kejadian polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Nopriansah Yosua Hutabarat, ditembak Bharada E, terjadi Jumat, 8 Juli 2022.

Mayjen (Purn) Seno: “Tapi, yang diganti bukan CCTV yang di dalam rumah Pak Sambo, tempat kejadian, ya. Melainkan, alat CCTV di pos. Saya tahunya hari Senin (11 Juli 2022) diberitahu Satpam.”

Dilanjut: “Saya tanya sama Satpam, ya dia aja enggak tahu saat diganti yang baru, alatnya ininya itu, ya mungkin karena semua CCTV sini kan pusatnya di pos keamanan.”

BACA JUGA  Gebrakan Rakernas KONI 2026: Sinkronisasi Asta Cita, Struktur Intelijen Baru, hingga Klusterisasi PON

Seno mengaku, ia selaku Ketua RT tak diberitahu oleh penyidik tentang kejadian itu. Setidaknya laporan kepada Ketua RT. Seno tahu kejadian itu dari YouTube.

BACA JUGA: Akhirnya, Jari Putus di Baku Tembak Siap Lidik

Dilanjut: “Sampai sekarang saya ketemu (dengan penyidik) saja nggak. Terus terang saya juga kesal, ya. Saya ini dianggap apa sih? Maaf saja, saya ini jenderal loh, meskipun sekarang RT.”

Seno Sukarto kelahiran 1938. Ketika masih berdinas di Polri, Seno pernah menjabat 2 kali sebagai Kapolda. Yakni, Kapolda Aceh dan Kapolda Sumatera Utara.

Seno bercerita, ia merupakan angkatan 9 Rajawali. Jabatan terakhirnya sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena Kapolri). Dari 1991 sampai 1996. Ketika, Kapolri dijabat Jenderal Kunarto. Berlanjut, ia tetap menjabat itu, saat Kapolri berganti ke Jenderal Banurusman Astrosemitro.

BACA JUGA  Ironi Kompetisi Internal PSSI Sidoarjo 2026: Juara Tanpa Mahkota dan Nestapa di Balik Hibah Rp950 Juta

Sebagai pensiunan perwira tinggi, ia paham, polisi harus memberitahu ketua lingkungan (Ketua RT) jika terjadi peristiwa kriminal. Jadi, ia merasa dilewati.

Seno tidak bicara lain, selain CCTV.

Yang bicara CCTV, dimulai dari tante korban, Brigadir Nopriansah Yosua Hutabarat (biasa dipanggil Yosua) bernama Roslin.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.