JAKARTA–KEMPALAN: Influencer Tirta Mandira Hudhi turut berkomentar soal fenomena anak baru gede (ABG) Citayam yang nongkrong di kawasan elite Sudirman, Jakarta.
Ia menilai, keberadaan mereka tak perlu dipermasalahkan karena tak melakukan hal yang negatif di muka publik. Bahkan pengusaha muda tersebut menyatakan respek terhadap mereka.
“Orang-orang yang punyak duit akan anggap mereka itu jamet, alay, norak. Tapi kalau bagi gue, gue respek banget,” katanya dikutip dari YouTube Tirta Pengpengpeng, Senin, 11 Juli 2022.
Menurut pria yang juga berprofesi sebagai dokter itu, dirinya respek karena para remaja tanggung tersebut mengekspresikan diri dengan jalan fesyen.
“Respek kenapa? Karena anak muda ini mulai mengekspresikan diri dengan cara yang benar dan mereka memilih dengan jalan fashion. Walaupun mereka dengan budget seadanya,” jelas dia.
Sebelumnya, keberadaan mereka dikritik oleh beberapa pihak. Ditakutkan akan membuat kawasan elite di Ibu Kota itu menjadi buruk dan kotor karena mereka membuang sampah sembarangan.
Namun Tirta menilai, hal itu akan bisa teratasi jika dilakukan edukasi yang masif. “Adanya banyak permasalahan (seperti) sampah. Ok itu PR berikutnya yang harus kita edukasikan ke mereka. Bawa kantong sampah masing-masing. Dan itu yakin bisa diselesaikan,” tuturnya.
Tirta yang juga pemerhati fesyen melanjutkan itu, Satpol PP dan Pemprov DKI Jakarta sudah memberi pernyataan untuk merapikan dan mengedukasikan anak-anak tersebut agar tetap mematuhi peraturan dan kebersihan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga tak mempermasalahkan keberadaan mereka. Justru kata orang nomor satu di Ibu Kota tersebut, hal ini membuktikan bahwa Jakarta adalah kota yang inklusif.
Jika sebelumnya kawasan tersebut hanya dipenuhi oleh pekerja kantoran, kini daerah Dukuh Atas menjadi daya tarik bagi hampir semua kalangan masyarakat.
“Jadi tempat ini menjadi ruang ketiga yang menyetarakan, mereka yang datang memiliki pengalaman baru dan boleh datang dari mana saja,” ujar Anies Baswedan beberapa waktu lalu kepada awak media.
Namun mantan Rektor Universitas Paramadina itu mengingatkan kepada para pengunjung untuk selalu menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan. “Yang penting jaga kebersihan, jaga ketertiban, selebihnya nikmati ruang ketiga bersama untuk semuanya,” ujarnya. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi