SURABAYA-KEMPALAN: Plt Gubernur Jawa Timur Elestianto Dardak meninjau penyembelihan hewan kurban di Masjid Nasional Al-Akbar, Senin (11/7) pagi. Langkah ini untuk memastikan bahwa hewan kurban yang disembelih sehat dan terhindar dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang belakangan sangat meresahkan warga.
PMK atau dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dan Apthtae Epizooticae adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus.
Selain terbebas dari PMK, Emil juga memastikan bahwa daging hewan kurban yang dibagikan kepada masyarakat dikemas dengan plastik ramah lingkungan atau compostable bags.
“Menurut saya ini standarnya sudah luar biasa. Karena kalau menggunakan besek saja tanpa plastik, kemungkinan masih ada tetesan atau rembesan darah. Dengan compostable bags, ini lebih ramah lingkungan,” kata Emil Elestianto Dardak.
Kendati demikian, Emil mengakui bahwa penggunaan besek bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, penggunaan besek dan platistik ramah lingkungan tersebut kemudian di-mix-kan.

Emil menyebutkan bahwa penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan mengedepankan higienis. Bahkan, ia melihat ada tiga kompartemen yang dilibatkan, hewan ternak sebelum dipotong tidak melihat yang akan dipotong, dan yang dipotong pun tidak melihat apa yang sudah dipreteli. ‘Jadi ini lebih baik secara psikologis untuk hewan-hewan ternaknya,” ujarnya.
Dial juga mengucapkan Alhamdulillah, karena sejauh ini ia tidak menemukan adanya penyakit pada hewan kurban yang disembelih sehingga berdampak buruk pada konsumen. Menurutnya ini petanda yang bagus bahwa kualitasnya baik dan ia berharap ini juga berlaku di seluruh tempat penyembelihan di Jawa Timur.
Mantan Bupati Trenggalek inj juga menyebut bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas veteriner tidak menemukan adanya cacing hati. Dan kalau toh nantinya ditemukan, sesuai SOP bagian tersebut nantinya akan diisolir. “Bagian jeroannya pun SOP-nya direbus semua untuk memastikan keamanan ketika dimakan,” pungkas Emil Elestianto Dardak. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi