JAKARTA-KEMPALAN: Jalan Sudirman merupakan jalan dengan luas terbesar yang dimiliki Republik ini, di mana di masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jalan Jenderal Sudirman disulap menjadi ruang ketiga berupa trotoar-trotoar luas, halte serta stasiun yang bersifat menyetarakan dan mempersatukan semua. Ruang ketiga sendiri merupakan ruang pertemuan antara ruang pertama yang merupkan ranah privat dan ranah kedua yang merupakan tempat bekerja.
Tak hanya itu, Jalan Jenderal Sudirman yang beberapa tahun lalu hanya dimiliki dan dinikmati oleh orang yang bekerja disitu dengan kendaraan pribadinya baik mobil motornya. Kini, trotoar sepanjang jalan Sudirman menjadi tempat nongkrong bukan hanya warga ibu kota melainkan juga warga Jabodetabek. Bahkan warga dari luar Jakarta ini memiliki style tersendiri yang membuatnya viral sehingga membuat sebuah fenomena anak muda baru dengan nama SCBD atau kepanjangan dari Sekitaran Citayam Bojonggede Depok.
“Apa yang terjadi saat kita bangun trotoar yang lebar? Sesungguhnya terjadi adalah trotoar ini bukan saja memfasilitasi mereka yang bekerja di kawasan ini, tetapi seluruh warga Jabodetabek bisa menikmati jalan dengan gedung tinggi satu-satunya di republik ini,” ucap Gubernur Anies dalam sebuah acara di deakt Stasiun MRT Dukuh Atas
Hal tersebut disebut Gubernur Anies sebagai Demokratisasi Jalan Jenderal Sudirman sebuah konsep dimana ruang ketiga menjadi tempat yang mensetarakan, memberikan kesempatan bagi semua untuk merasakn pengalaman dan mengeksistensikan dirinya, seperti halnya para remaja SCBD yang menampilan dirinya dengan style khusus berdasarkan kondisi sosial ekonominya.
“Saya mengistilahkan ‘demokratisasi’ Jalan Jenderal Sudirman, karena menjadi milik semua. Jadi trotoar ini jadi tempat yang mensetarakan mempersatukan orang dari mana saja, tidak harus yang dari sosial ekonomi menengah dan atas. Justru demokratisasi yang terjadi di sini siapa saja bisa menikmati dengan caranya masing-masing,” paparnya
Meskipun demikian, Gubernur Anies tetap berpesan untuk para remaja SCBD ahgar menjaga ketertiban dan kebersihan. “Dan ketika terjadi fenomena muncul, yang penting jaga ketertiban dan kebersihan selebihnya nikmati ruang ketiga untuk semua,” tandasnya. (*)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi