Alizar Yusza
Seperti pagi sebelumnya buka hp baca Catatan Pak Dahlan di Disway.id . Untuk pagi senin ini yang rasanya aras-arasen mau berangkat kerja saya dapat filosofi hidup baru dari Pak Putin lewat tulisan Pak Dahlan , kaya perangnya Pak Putin dengan ritme alon2 waton kelakon , mungkin hidup ini juga perlu dibawa ala ritmenya Pak Putin biar ga sepaneng. Tapi berhubung perang masih lama dan bensin mungkin bakalan naik lagi saya putuskan untuk mengurangi aras arasen saya supaya dapet duit biar masih mampu beli bensin buat jalan2 bareng keluargaa.. Sekian
bagus aryo sutikno
Anerika yg menginginkan perang. Ukraine yg dijadikan palagan. Zhelensky tidak tahu itu. Rakyat jadi pengungsi. Zhelensky juga tidak tahu. Seperti pejabat yg tidak tahu kalo harga2 pada naik. Kasihan kasihan kasihan.
Arala Ziko
Agak kecewa karena Rusia dan Putin digambarkan seolah olah santai dan banyak sumber daya. Padahal yg namanya perang, tentu bermata tiga, baik pada negara target maupun negara sendiri, bahkan negara negara dalam perdagangan internasional
Muin TV
Belum lagi minyak goreng. Harganya seperti tetangga yang naik haji. Gak mau turun. Padahal harga sawit sudah ambrol. Pecah seribu, kata teman saya petani sawit. Hadeeuuuhhh…..
WYG S2021
Sudah lama pemerintah mencari-cari cara bagaimana mengakhiri subsidi terbuka BBM dan LPG melon, kini berkat suksesnya aplikasi Pedili Lindungi di masa pandemi covid terbukalah cara untuk mengubah jadi subsidi tertutup dengan Transformasi Digital untuk mengendalikan subsidi subsidi, tidak ada pilihan selain ikut bertransformasi susah susah dulu akan biasa kemudian.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi