Minggu, 28 Juni 2026, pukul : 11:59 WIB
Surabaya
--°C

Pembunuh Sadis di Tangsel Terlacak Sinyal

AJL selalu berpindah-pindah tempat. Namun pelariannya berakhir di rumah kontrakannya di kosan di RT 15/05 Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan.

TKP pembunuhan, rumah penadah, dan rumah pelaku, tidak jauh. Mbulet di sekitar Tangerang. Cuma berjarak dua-tiga kilometer.

AKBP Sarly: “Antara korban dan pelaku tidak saling kenal.”

Wayne Petherick, dalam bukunya: “The Psychology of Criminal and Antisocial Behavior” (2017) menyatakan, mayoritas pembunuh adalah orang dekat korban. Atau setidaknya, orang yang dikenal korban.

Pembunuhan, yang antara pelaku dengan korban tidak saling kenal, sangat jarang. Di antara yang jarang itu adalah pembunuhan bermotif ekonomi, atau perampokan. Antara korban dengan perampok tidak saling kenal.

BACA JUGA  Kenneth Henson Sutianto Menangi “Perang Bintang” dalam IJG Premier League 5

Atau, pembunuhan yang dilakukan pembunuh yang sakit jiwa. Bisa beragam. Ada sosiopat (jenis gangguan kepribadian yang perilaku dan pola pikir antisosial). Atau kanibalisme. Gila dan sadis.

Pembunuhan di Tangsel, jenis perampokan. Antara korban dengan tersangka tidak saling kenal, cocok seperti teori Wayne Petherick.

Penangkapan tersangka AJL pada Selasa, 28 Juni 2022, pukul 00.37. Tim dipimpin langsung Kapolres Tangsel, AKBP Sarly.

Dari jam penangkapan, polisi bekerja keras. Gigih. Sebenarnya polisi sudah mengungkap kasus ini, belum sampai 24 jam dari saat olah TKP. Waktu 24 jam sebagai ukuran standar polisi mengungkap kasus pembunuhan. Penadah S ditangkap di hari yang sama.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.