Irjen Fadil: “Senyatanya ormas ini telah membangun struktur pemerintahan, membangun sistem kewarganegaraan dan susunan kemasyarakatan, sistem pendidikan, sistem pertukaran barang dan jasa, yang keseluruhannya mengerucut pada adanya situasi yang menunjukkan adanya negara dalam negara.”
Dilanjut: “Yayasan dan lembaga yang dibentuk oleh Khilafatul Muslimin ini pada dasarnya diperankan atau difungsikan sebagai cell organization.”
Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT, Brigjen Wawan Ridwan di konferensi pers yang sama, mengatakan:
“Anggota Khilafatul Muslimin kalau ditanya masyarakat, mereka katakan, tidak akan mengubah ideologi Pancasila. Itu strategi mereka. Yaitu yang disebut strategi taqiyyah, adalah strategi atau siasat berbohong.”
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi di konferensi pers yang sama, mengatakan: “Kami temukan sekitar 14.000 anggota ber-KTP Khilafatul Muslimin. Lengkap dengan nomor induk yang mereka buat sendiri.
Mereka tersebar di 27 provinsi di Indonesia. Atau, kurang tujuh provinsi lagi, lengkap-lah seluruh Indonesia. Organisasi ini tidak tiba-tiba. Didirikan Baraja pada pertengahan 1997, atau seperempat abad silam.
Dari 14.000 KTP yang terdata di kantor pusatnya itu, Polda Metro Jaya melakukan profiling warga tersebut. Hasilnya:

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi