Jumat, 8 Mei 2026, pukul : 06:12 WIB
Surabaya
--°C

Bung Karno, Puan, dan Anies

Tak mudah memang bagi Anies untuk melawan itu semua, karena para pejabat kotor dan oligarki tentu tak akan rela membiarkan Anies mengganggu keserakahan mereka. Apalagi mereka juga memelihara buzzer yang lapar dan beringas tak peduli pada negara, yang ada di benak mereka adalah uang dan mengabdi pada kepentingan pejabat kotor dan oligarki yang menghidupi mereka.

Pertemuan Puan dan Anies adalah sebuah kesadaran calon pemimpin bangsa yang berani terbuka dan saling menerima. Apa yang dilakukan Puan ketika menghadiri pertunjukan Formula E dengan berswafoto bersama Anies dengan diapit oleh Jokowi, Presiden RI dan Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI adalah pesan keterbukaan, kebersamaan, saling menerima dan perlunya bersama untuk menyelamatkan Indonesia.

BACA JUGA: Formula E pun Terus Melaju

Kalau para calon pemimpin sudah bisa saling menerima, sadar pentingnya bersama, bahwa membangun Indonesia tidak bisa sendirian, melawan penjajah tidak bisa dengan kekuatan kecil dibutuhkan sinergi agar memperoleh kekuatan yang besar, tentu bagi kita yang mencintai pemimpin dan NKRI tidak ada kata menolak, apalagi akan meninggalkan, kalau masih ada pikiran kita yang mencintai NKRI seperti itu, apa bedanya kita dengan para buzzer pengkhianat negara itu?

Sebagai bagian dari warga bangsa yang mencintai keadilan, perdamaian dan persatuan, tentu menyiapkan gerbong perubahan bersama semangat yang disemai Anies dan Puan adalah sebuah keharusan.

Maka siapkan diri kita menjadi lebih terbuka, lebih bisa menerima untuk kemerdekaan Indonesia dari penjajahan oligarki. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.