Jumat, 8 Mei 2026, pukul : 14:19 WIB
Surabaya
--°C

Anies-Puan Solusi atas Keterbelahan Rakyat Indonesia

JAKARTA–KEMPALAN: Kehadiran Ketua DPR Puan Maharani menyaksikan langsung gelaran Formula E di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara, kemarin, Sabtu, 4 Juni 2022, menyulut beragam spekulasi politik.

Terutama kemungkinan dia akan berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Karena Puan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut tampak akrab dengan Anies, sosok yang berada di balik gagasan besar menjadikan Jakarta sebagai tuan rumah ajang balap mobil listrik seri kesembilan dari total 16 seri yang dijadwalkan berlangsung pada musim 2021-2022 tersebut.

Bahkan putri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri ini mengajak Anies untuk berswafoto.

“Betapa indahnya Indonesia jika para pemimpinnya menunjukkan jiwa kesatria. Rukun dan damai seperti saat menonton Formula E,” jelas aktivis senior Moh Naufal Dunggio Senin, 6 Juni 2022.

“Dalam tribun penonton Anies diapit oleh Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua MPR MPR. Serta di samping Puan ada Presiden Jokowi. Dan enggak enaknya, Puan ngajak selfie hanya dia dengan Anies,” sambungnya.

Naufal sendiri menyambut baik kalau Anies berpasangan dengan Puan. Menurutnya, perpaduan anak muda ini adalah pasangan ideal untuk mengatasi keterbelahan rakyat selama ini. Dia menegaskan kalau bangsa Indonesia mau maju, sekat-sekat keterbelahan “cebong” dan “kampret” harus hilangkan.

“Hilangkan rasa permusuhan antarsesama rakyat,” tegasnya.

Apalagi dengan besarnya suara PDIP di DPR yang memungkinkan untuk bisa mengusung pasangan calon sendiri tanpa berkoalisi, Anies semestinya menerima tawaran kalau berpasangan dengan Puan.

“Dan kalau Anies mau lempeng jadi presiden, maka dia harus berpasangan dengan Puan. Karena sudah 20 persen suara partainya. Bisa mencalonkan. Yang penting jadi presiden. Maka Anies harus mundur selangkah untuk maju lebih cepat bangsa dan negara,” papar Naufal yang pernah menjadi caleg dari PAN ini.

Naufal yang memang pro Anies ini mendukung dengan siapapun mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut berpasangan. Asal Anies menjadi presiden.

Meskipun dia tidak menampik, perpaduan ini akan mendapat penolakan keras dari haters dan oligarki.

“Karena haters dan oligarki enggak menginginkan Anies jadi Presiden,” tekannya.

Karena itulah dia mengapresiasi Jusuf Kalla. Karena mantan Wakil Presiden itu disebut-sebut berada di balik mesranya Puan dengan Anies. Bahkan beberapa hari sebelum gelaran Formula E, Puan disebut menggelar umroh bareng orang dekat JK.

“Itu hebatnya JK dalam bermanuver. JK politisi senior yang bukan kaleng-kaleng dan sudah teruji dua kali jadi wapres. JK sudah bisa membaca situasi bangsa supaya enggak berlarut-larut dalam keterbelahan,” paparnya.

Kalau PDIP akhirnya mengusung Anies-Puan dan JK ikut berada di belakangnya, menurutnya, itu berarti, “Pilpres sudah selesai.” (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.