Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 06:42 WIB
Surabaya
--°C

Investasi di Saham Syariah Aja, Gini Caranya!

JAKARTA-KEMPALAN: Bagi anak muda, di era sekarang merupakan hal yang biasa untuk berinvestasi atau menanam modal dengan menggunakan instrumen saham.

Saham sendiri merupakan instrumen pasar keuangan yang paling diminati karena dapat menghasilkan tingkat keuntungan yang menarik bagi para investor.

Dengan menyertakan modal berupa saham seorang investor dapat mengklaim atas pendapatan atau asset suatu perusahaan dan berhak untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Ketika menanam modal di instrumen saham bisa juga memilih kategori investasi saham berdasarkan prinsip syariah atau dikenal sebagai saham syariah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam unggahan Instagramnya menyampaikan bahwa ketika ingin berinvestasi di saham syariah harus memiliki rekening efek terlebih dahulu, setelah itu baru bisa melakukan transaksi jual beli saham di pasar modal.

BACA JUGA  Dekade Baru Ashuma: Revolusi Sport Science dan Pemulihan Atlet Nasional Berpusat di Sidoarjo

Buka rekening efek dengan mudah dan cepat bisa langsung melalui website di beberapa sekuritas yang memiliki Sharia Online Trading System (SOTS), seperti PT Indo Premier Sekuritas (IPOT Syariah), PT BNI Sekuritas (e-Smart Syariah), dan 12 sekuritas lainnya.

Ketika ingin membuka rekening wajib mempersiapkan semua dokumen kependudukan yang dibutuhkan, seperti NPWP, KTP, dan rekening tabungan sebagai verifikasi data calon investor.

Informasi seperti nomor rekening efek nasabah (REN), nomor single investor identification (SID), dan nomor rekening dana nasabah (RDN) akan diterima setelah calon investor melakukan proses pembukuan rekening.

Lalu, calon investor juga akan menerima trading PIN, password, username, dan link yang diarahkan untuk mendownload aplikasi SOTS.

Selain itu, sebelum benar-benar memulai investasi calon investor harus mempelajari mengenai risiko yang ada dan konsep investasi lainnya.

BACA JUGA  Iduladha 1447 H: DPD PAN Sidoarjo Tebar 700 Kantong Daging Kurban, Sasar Ojol dan UMKM

Strategi investasi juga diperlukan calon investor untuk mengetahui seberapa besar toleransi risiko yang akan dihadapi dengan cara memahami profil risiko diri sendiri.

Gunakan uang dingin atau uang nganggur saat ingin memulai investasi saham syariah. Pastikan saldo dalam Rekening Dana Nasabah (RDN) cukup dan setoran yang terkirim ke RDN sebagai dana investasi tercatat atas nama pribadi.

Download aplikasi SOTS dan setelah melakukan login calon investor sudah mulai bisa investasi di saham syariah. Sebagai tambahan, dalam situs www.ojk.go.id terdapat daftar saham yang dikategorikan sebagai saham syariah atau Daftar Efek Syariah. (Kompas/idxchannel, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.