Bambang Suriawan
Semoga dengan sukses dan terkenalnya Mas Bambang Trytia Atmaja, nama Bambang tidak digunakan sebagai guyonan/joke lagi….cukup menyakitkan mendengarnya ????
edi hartono
Pasien dokter Bambang sekarang pasti memiliki ekspektasi akan dapat bonus: dinyanyikan lagu dg suara spesial kalau berobat dg dokter Bambang. Namun, hal ini malah membuat saya sedih. Saya jadi ragu2 apakah dokter Bambang mau kembali ke Indonesia; untuk memajukan dunia kedokteran di negeri tercinta khususnya penanganan cancer. Dia pasti pusing duluan ketika berpikir, bagaimana kalau ada pasien dari papua minta dinyanyikan lagu Apuse atau Wemir wonda. Bagaimana pula kalau pasien dari sulawesi minta dinyanyikan lagu Sipatokaan atau O ina ke ke. Pasien dari Kalimantan lain lagi, Sumantra lain lagi mintanya. Belum selesai di situ, masih ditambah lagi pusing mau minta rekomendasi ke mana? Ke IDI atau PDSI? Mau ikut IDI takut metode penanganan cancer nya ada yg tidak disetujui, padahal bukti empiris nya sudah banyak. Mau ikut PDSI juga ragu2, karena ini organisasi masih baru. Duh, kok malah nostalgia, luka lama terbuka kembali, wkwk..
Yea A-ina
Bambang Indonesia mewakili emosi kita semua. Penutup tulisan yang tepat, dikala Bambang berprestasi di bakat-bakat kesukaannya. Tapi disaat wakil kita di DPR/MPR prestasinya seperti saat ini. Benar-benar menguras emosi kita sebagai rakyat yang diwakilinya di sana.Apa prestasi wakil kita di sana? Anda semua sudah tahu

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi