Persebaya Gagal Menang, Paul Munster Beri Komentar Begini

waktu baca 2 menit
Salah satu momen pada laga Persebaya vs PSIS Semarang (*)

SURABAYA-KEMPALAN: Pelatih Persebaya Paul Munster mengungkapkan rasa kekecewaannya usai Persebaya gagal memetik kemenangan saat berhadapan dengan PSIS Semarang. 

Tim berjuluk Bajul Ijo itu gagal menang usai ditahan Imbang 1-1 saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Selasa (30/1), dilanjutkan laga pekan ke-23 Liga 1 musim 2023-2024. 

PSIS mampu unggul dulu lewat gol winger asal Jepang Taisei Marukawa pada menit ke-20. Namun, keunggulan mereka tidak bertahan lama karena Persebaya Surabaya mampu membalas lewat sepakan gelandang Andre Oktaviansyah pada menit ke-28. 

Kedua tim sebenarnya terus sama-sama menekan di sisa waktu pertandingan, namun sayangnya tak ada satupun gol yang tercipta. Laga pun berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

Hasil seri ini membuat Pelatih Persebaya Paul Munster kecewa. Munster sebenarnya sangat ingin membawa Bajul Ijo memetik kemenangan. Apalagi Persebaya Surabaya juga sudah tak pernah memetik kemenangan di sembilan laga terakhirnya di Liga 1. 

Selain itu, laga melawan PSIS Semarang juga merupakan laga debut Paul Munster sebagai pelatih kepala Persebaya Surabaya di Liga 1 musim 2023-2024. 

“Saya sangat kecewa melihat kami kebobolan. Namun, mental kami cukup bagus untuk bangkit. Kami berhasil mencetak gol dalam situasi transisi dari menyerang ke bertahan,” kata Paul Munster setelah pertandingan.

“Kami punya banyak sekali peluang mencetak gol. Mereka sangat tahu harapannya bisa menenangi lagi ini. Saya sangat kecewa, tapi saya sadar kami melawan tim yang sulit, penghuni empat besar klasemen,” ujar Paul Munster.

“Pemain kami melakukan banyak serangan dan seharusnya mencetak lebih banyak gol dari lawan. Saya sangat tidak senang dengan hasil ini. Sekarang kami harus fokus untuk menatap pertandingan berikutnya,” tutupnya.

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *